Seorang pemain teater dituntut untuk bisa melakukan improvisasi sebagai bentuk minimalisisr kesalahan. Karena adapun beberapa fungsi dari improvisasi itu sendiri dalam suatu drama atau teater. Berikut ini fungsi-fungsinya:
1. Lupa Dialog
Di sini, fungsi dari improvisasi sangat diperlukan ketika seorang pemain melakukan kesalahan seperti lupa dialog. Ketika ada lawa main yang sedang lupa dialog, biasanya pemain satu akan berimprovisasi dengan pemikirannya, dan berusaha mengarahkan lawan main yang lupa dialog tadi untuk berdialog sesuai dengan naskah.
-
Kecelakaan Panggung
Ada kalanya improvisasi ini diperlukan ketika adanya kecelakaan panggung seperti pemain yang tiba-tiba terjatuh dan harus segera dipergikan keluar panggung. Maka pemain lain akan berpikir untuk bagaimana caranya cerita tetap berjalan namun tetap bisa membawa pemain yang jatuh tadi untuk keluar panggung.
-
Intermezzo
Umumnya, improvisasi ini sebagai pemceah suasana alias suatu dialog atau ocehan pemain yang senagaja dikeluarkan sebagai pemecah suasana. Biasanya improvisasai yang demikian ini digunakan pada ludruk, lenong, dan lain sebagainya. (Baca juga: Teknik Dasar Menjahit)
Sehingga, Pengertian Improvisasi dalam Teater dapat dikatakan bahwa suatu drama atau teater ini bisa dimainkan dengan menggunakan teks naskah atau juga bisa dilakukan tanpa teks alias spontanitas. Nah, kebanyakan permainan teater ini sangat mengandalkan adanya improvisasi atau spontanitas sebagaimana fungsi-fungsi improvisasi dalam tetaer tersebut.