Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Dalam berbicara Bahasa Inggris, lebih penting confidence atau grammar?

speaking|690x387, 100%

Di era global seperti sekarang ini, rasanya semua orang dituntut untuk mampu berbahasa Inggris. Orang-orang dari berbagai negara kini bisa berkomunikasi satu sama lain tanpa ada sekat-sekat yang memisahkan, termasuk sekat bahasa. Maka kefasihan berbahasa Inggris merupakan skill yang dibutuhkan dan relevan di era modern ini.

Mungkin ketika masih sekolah, kita pernah mengalami momen ketika harus maju ke depan kelas, entah itu presentasi atau penilaian, untuk berbicara dalam Bahasa Inggris. Mungkin kita pernah sudah menyusun kata-kata di kepala secara matang, namun buyar ketika harus maju ke depan karena terlalu gugup. Atau mungkin teman-teman termasuk yang pede ketika maju ke depan, namun kurang vocabulary dan kacau dalam tata bahasanya sehingga tidak menjadi Bahasa Inggris yang padu. Banyak jeda, banyak "hmmm", banyak pengulangan, banyak kata yang salah.

Tentu saja idealnya, speaking yang baik harus memperhatikan dua elemen penting yang akan kita bahas disini, yaitu confidence (kepercayaan diri) dan grammar (tata bahasa). Ada orang yang punya hanya salah satu, ada yang punya dua-duanya, dan ada yang tidak punya semuanya.

Menurut kalian, manakah yang lebih penting dalam berbicara bahasa Inggris, confidence atau grammar?

[details="Referensi"]
Justin. (2012). Why Confidence is the Key to English Fluency (or Any Language). RealLife Global. Diambil dari

[/details]

114

Tertulis kalo tipe pembelajar itu dibagi 4: tipe pembelajar cepat yaitu innovators dan early adaptors dan tipe pembelajar yang lama yaitu late adaptors dan laggards. Tipe pembelajar cepat biasanya mengadaptasi cepat dari melakukan conversation dan dari situ maka kecendrungan memiliki sifat confidence tinggi. Sedangkan tipe pembelajar lama biasanya terlalu berkutat pada grammar dibanding conversation sehingga rasa percaya diri semakin kurang dalam hal conversation.

Menurut saya sendiri, yang lebih penting untuk memulai dan berproses belajar bahasa Inggris ialah confidence, apalagi tinggal di Indonesia di mana bahasa Inggris bukan bahasa pertama atau kedua kita. Maka perlu rasa pede dulu untuk melancarkan speaking english-nya. Contoh confidence lebih penting bisa dilihat waktu kita masih kecil di mana kita hanya mengikuti cara orang dewasa berbicara tanpa mengetahui salah tidaknya tata bahasa. Yang kemudian tata bahasa kita pelajari sewaktu memasuki bangku sekolah. Contoh lain yaitu ketika kita ingin ngomong bahasa daerah dalam konteks bercanda di lingkungan teman kita. Kita pasti percaya diri dan ngomong dengan lepas bahasa daerah tersebut tanpa takut benar tidaknya dalam urutan tata bahasa.

Seperti yang kita ketahui bahwa hal penting dalam berbahasa ialah agar penerima pesan (komunikan) menerima pesan kita dengan baik. Memang, diperlukan grammar yang benar agar pesan yang disampaikan juga benar. Namun, jika konteksnya di sini kita kurang confident dalam speaking English, bagaimana komunikan bisa paham dengan isi pesan kita? Jadi menurut saya keduanya memang penting, tapi rasa confidence dalam speaking english lebih penting.

Referensi:
Belajar Bahasa Inggris : Grammar atau Conversation? - Kompasiana.com

‘Tehnik TnO’ untuk membangun
‘Confidence Speaking’ Siswa (https://ojs.serambimekkah.ac.id/serambi-ilmu/article/download/1041/851)

Dalam menulis, grammar jauh lebih penting tetapi, dalam berbicara confidence lebih penting. Dalam berbicara dibutuhkan lebih banyak praktek sehingga kepercayaan diri diperlukan terlebih lahi untuk berbicara baik untuk menggunakan latihan mendengar dan mengulang. Hal ini pun bisa dipelajari melalui media film, dokumenter, musik, dan lain-lain. Kesalahan yang banyak terjadi adalah mispronouncation yang sangat wajar terjadi sehingga seseorang harus memiliki kepercayaan diri dan tidak menyerah dan malu walaupun membuat kesalahan.

referensi

Jika kita berbicara soal "speaking english", maka kita berbicara soal berkomunikasi dengan orang lain. Komunikasi yang baik adalah ketika apa yang disampaikan oleh semua pihak dapat dipahami dan adanya komunikasi dua arah. Oleh karena itu, menurut saya yang terpenting adalah bisa atau tidaknya orang lain memahami apa yang kita katakan. Tentunya hal ini berkaitan dengan kepercayaan diri. Karena dengan kepercayaan diri, pelafalan yang kita ucapkan serta artikulasi akan lebih baik terdengar daripada ketika kita ragu dengan apa yang kita ucapkan.

Namun bukan berarti grammar tidaklah penting.Grammar sangat penting diperhatikan apalagi dalam situasi formal agar orang yang berkomunikasi dengan kita dapat menangkap apa yang kita maksud dengan baik dan utuh. Kembali lagi, ini menyesuaikan terhadap situasi dan kondisi di mana kita berbicara.

Kalau menurut saya pribadi, confidence akan lebih penting dalam berbicara bahasa Inggris walaupun grammar atau tata bahasanya masih kacau. Hal tersebut jika konteks berbicara bahasa Inggris dilakukan dalam kehidupan sehari-hari karena bagian terpenting dalam berbicara bahasa Inggris adalah apakah lawan bicara mengerti pesan yang ingin anda sampaikan. Tak peduli seberapa kacaunya grammar anda, jika anda punya rasa confidence dan sang lawan bicara dapat mengerti apa yang anda sampaikan, maka hal tersebut adalah sebuah keberhasilan.

Namun berbeda cerita jika konteks berbicara dalam bahasa Inggris adalah di lingkungan formal seperti presentasi di tempat kerja, perkuliahan ataupun seminar yang mengharuskan kita untuk berbicara bahasa Inggris. Di sini, confidence dan grammar adalah dua hal yang sangat diperlukan dan perlu untuk dipadukan agar makna dan waktu (waktu di sini maksudnya penggunaan tenses) dari pemikiran yang kita miliki dapat tersampaikan dengan jelas.

Menurut saya pribadi, ketika berbicara bahasa Inggris lebih diutamakan confidence dibanding grammar. Grammar digunakan jika itu berkaitan dengan tulis menulis. Dalam praktik berbicara, dibutuhkan lebih banyak confidence, karena dengan merasa percaya diri akan mempermudah kita untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Saya secara pribadi memiliki banyak pengalaman personal berhadapan dengan orang luar negeri dan harus berbicara bahasa Inggris, sebagai tour guide, perwakilan kampus, hingga sekedar teman main game atau kencan.

Hampir semua dari mereka TIDAK PEDULI soal aksen atau grammar yang saya gunakan selama mereka masih mengerti.

Untuk native speaker seperti orang Amerika Serikat atau Inggris, mereka akan menghargai kamu yang belajar bahasa Inggris dibanding mereka mayoritas jarang bisa lebih dari satu bahasa. Untuk orang luar negeri lainnya, kamu akan terkejut dengan beberapa banyak orang yang bahasa Inggrisnya aksennya kenal sekali dan masih di toleran di tempat kerja atau instansi mereka; kebanyakan dari mereka bahasa Inggrisnya sama hancurnya atau jika tidak lebih hancur, dan mereka tidak punya waktu untuk meneliti grammar kamu.

sisi grammar sudah di sisihkan, sisa confidence saja. Kepercayaan dirilah yang membuat kita bisa bicara fasih atau terbata-bata tidak jelas karena grogi.

Jadi menurut saya yang jelas paling penting adalah confidence. Hanya guru atau orang yang sama-sama sedang belajar bahasa Inggris yang peduli soal grammar.

Menurut aku tergantung konteks, sih. Kalau sifat percakapannya informal, mungkin grammar tidak penting, yang penting adalah kepercayaan diri dan pronunciation agar walaupun grammar salah, apa yang kita ucapkan tetap bisa dipahami karena pronunciation benar atau mendekati benar. Tapi beda lagi kalau percakapannya formal. Kalau formal itu kan berarti sudah dealing dengan orang atau audiens yang lebih penting, jadi percaya diri saja tidak cukup. Kita harus menguasai topik atau materi, dan kita harus bicara sejelas mungkin. Tapi menurutku juga, at the end of the day, sudah berani bicara dengan bahasa asing saja sudah bagus. Tidak apa-apa kalau grammar masih salah.

Menurut saya, kepercayaan diri atau confidence adalah hal yang paling dibutuhkan. Saat berbicara di depan umum, kita tidak mungkin dapat berbicara dengan tata bahasa yang benar jika kita tidak percaya diri. Saat gugup, kita akan lupa apa yang ingin kita bicarakan. Oleh karena itu, kepercayan diri lah yang paling kita butuhkan. Dalam percakapan sehari-haripun, tata bahasa tidak terlalu penting, asalkan lawan bicara kita dapat mengerti apa yang kita ingin sampaikan.

[deleted]

menurut saya keduanya adalah hal yang penting baik grammar maupun confidence adalah sebuah paket yang saling melengkapi. tetapi jika ingin belajar bahasa inggris untuk kepentingan pendidikan seperti akan melanjutkan studi di luar negeri belajar bahasa inggris beserta grammar adalah hal yang penting, namun jika anda hanya ingin bisa berbicara bahsa inggris secara lancar utamakan confidence terlebih dahulu

Menurut saya keduanya sangat penting, baik grammar maupun confidence. Karena dengan grammar yang baik biasanya keperayaan diri juga meningkat. Akan tetapi, ketika kita masih pemula, yang paling penting adalah percaya diri dulu. Ketika percaya diri, biasanya pronunciation jadi terdengar jelas, meskipun grammar salah yang paling penting orang yang kita ajak berkomunikasi mengerti betul apa yang kita katakan.