Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Benarkah Makan Malam Menyebabkan Gemuk?

056764000_1514452446-Makan-Malam-di-Atas-Jam-8-Bisa-Bikin-Gemuk-By-g-stockstudio-shutterstock_348320027|690x388

Makan malam bersama keluarga, teman, dan pasangab adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Menghabiskan malam bersama dan berbagi cerita menjadi bagian terfavorite dari sebuah makan malam. Namun, seringkali makan malam disebut sebagai penyebab kegemukan. Benarkah demikian?

100

Beberapa penelitian yang dilakukan pada pekerja shift malam, menunjukkan adanya peningkatan berat badan, maka makan di malam hari berisiko untuk meningkatkan kalori yang dikonsumsi.

Lalu teman teman sebelumnya menyatakan bahwa Makan malam yang menyebabkan gemuk hanya mitos, bagaimana bisa?

Dalam peneltiain Groen dan kawan kawannya, ditemukan bahwa kansumsi makanan ringan yang tinggi protein pada orang tua ternyata dapat meningkatkan sistensi proteis otot, hal ini disebabkan karena waktu yang baik dalam proses metabolisme serta sistesis protein adalah malam hari. Penelitian lain juga memnyatakan salah satu manfaat mengosumsi makanan ringan sebelum tidur dapat menurunkan asupan kalori pada wanita yang overweight, memakan cemilan yang rendah lemak, rendah kalori, dan tinggi serat setiap 90menit setelah makan malam, menurunkan nafsu makan di keesokan paginya, sehingga asupan kalori berkurang. Penelitian lain seperti Figueroa dan kawan kawannya melihat perubahan tekanan darah yang terjadi pada kelompok yang mengonsumsi makanan ringan pada malam hari. Hasilnya, makanan ringan yang dikonsumsi mengandung protein dan dibarengi oleh olahraga teratur justru menurunkan tekanan darah serta mengurangi risiko arterosklerosis.

Maka, benar adanya bahwa tubuh kita ini bekerja setiap saat, termasuk saat kita tidur walaupun pembakarannya sedikit di bandingkan saat beraktifitasm namun tidur yang berkualitas juga menjadi faktor pendukung menjaga berat badan.

maka saya setuju dengan teman teman yang menyatakan bahwa makan di malam hari ini menyebabkan kegemukan.

[details="Summary"]
https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/makan-di-malam-hari-bikin-gemuk-mitos-atau-fakta/
[/details]

Makan malam menyebabkan gemuk merupakan mitos yang masih dipercayai sebagian masyarakat. Padahal yang menyebabkan gemuk bukanlah makan malamnya akan tetapi jenis makanannya. Misal, makanan yang tidak sehat seperti goreng-gorengan, makanan cepat saji, dan lainnya. Apalagi jika langsung tidur setelah makan karena selain menyebabkan gemuk akan mendatangkan penyakit seperti asam lambung dan insomnia. Biasakan untuk menunggu waktu sekitar 3 jam sebelum tidur agar tubuh dapat melakukan proses pencernaan.

Makan malam sebelum tidur bisa sebenarnya bagus untuk kesehatan tubuh. Jika memilih makanan yang memiliki serat tinggi, rendah kalori dan lemak. Sudah ada penelitian terkait hal ini, kalau makan malam dengan makanan sehat akan bagus untuk kesehatan. Penelitian tersebut dilakukan dengan mengamati pola makan partisipan seperti atlet, wanita dengan berat badan lebih, dan kelompok kelebihan berat badan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa makanan dengan rendah kalori dan lemak namun memiliki protein tinggi akan mempertahankan fungsi normal tubuh, menurunkan nafsu makan di pagi hari, dan mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

[details="Referensi"]

https://www.halodoc.com/artikel/mitos-atau-fakta-makan-malam-bikin-gemuk
[/details]