Menurut U.S. Department of Agriculture’s Weight Control yang dilansir laman Web MD , kalori akan tetap menjadi kalori, tidak peduli kapan kamu makan.
Kenaikan berat badan adalah asupan kalori yang lebih banyak daripada kalori yang dibakar oleh tubuh.
Orang yang makan di malam hari karena berbagai alasan yang seringkali tidak ada hubungannya dengan rasa lapar. Justru mereka makan di malam hari karena memuaskan keinginan untuk mengatasi kebosanan atau stres.
Camilan yang dikonsumsi setelah makan malam pun cenderung tidak terkontrol. Misalnya seperti keripik, kue, dan permen.
Dalam situasi ini, selain menambah kalori ekstra yang tidak perlu, makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah tidur.
sebenarnya makan malam enggak akan bikin gemuk, asalkan tahu kapan waktu terbaik untuk makan malam. Selain itu juga perlu memerhatikan jenis makanan yang dimakan. Jika mengonsumsi makanan yang sehat, maka, risiko kenaikan berat badan bisa dikurangi. Sebaliknya, jika makan makanan kurang sehat (seperti: junk food) dan langsung tidur setelah makan,akan rentan mengalami gangguan kesehatan. Antara lain: gangguan asam lambung (seperti: heartburn), kenaikan berat badan, hingga insomnia.
Waktu makan malam terakhir yang dianjurkan adalah 3 jam sebelum tidur. Namun, jika merasa sangat lapar di malam hari, pilihlah makanan yang mengandung tinggi serat dan protein, tetapi rendah kalori dan lemak. Misalnya, sayur dan buah-buahan.