Lagu gundul-gundul pacul memiliki lirik yang sangat sederhana dan banyak anak-anak Jawa yang hapal semuanya. Berikut lirik lagu gundul-gundul pacul.
GUNDUL GUNDUL PACUL-CUL
GEMBELENGAN
NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL
GEMBELENGAN
WAKUL NGGLIMPANG
SEGANE DADI SAK LATAR.
Berikut makna yang terkandung didalam lirik lagu gundul-gundul pacul.
Gundul adalah kepala tanpa rambut yang dimaksut gundul dalam lagu ini adalah diartikan kepala tanpa mahkota.
Kemudian Pacul yang berarti cangkul diartikan untuk melambahkan para rakyat yang kebanyakan adalah Petani.
Gundul-gundul Pacul diartikan bahwa seorang pemimpin itu harus bisa mensejahterakan rakyatnya dan pemimpin yang sesungguhnya bukahlah orang yang diberi mahkota atau kursi kekuasaan.
Pacul adalah singkatan "papat kang ucul" yaitu Mata, telinga, hidung dan mulut.
Gundul-gundul pacul : seseorang pemimpin dipilih bukan karena mahkotanya tapi karena bisa melihat, mendengar, mecium aroma kebaikan, dan tutur katanya yang adil.
Jika Pacul atau "papat kang Ucul" 4 (empat) hal itu hilang hilanglah sudah kehormatanya sebagai seorang pemimpin.
Gembelengan artinya : sombong besar kepala, dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya sebagai seorang pemimpin
-
GUNDUL GUNDUL PACUL-CUL.
Jika seorang pemimpin sudah kehilangan keempat indera ini "Papat Kang Ucul" seorang pemimpin akan menjadi.
-
GEMBELENGAN
Pemimping yang sesuka hatinya sendiri congkak dan sombong.
-
NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL GEMBELENGAN
Dia akan menjalankan amanah rakyat yang memilihnya dengan sesuka hati dan sering seenaknya sendiri.
-
WAKUL NGGLIMPANG SEGANE DADI SAK LATAR.
Jika dia terjatuh dan tidak jadi pemimpin lagi apa yang diamanahkan tidak akan bermanfaat bagi dirinya maupun bagi rakyatnya.
Jadi secara gampangya lagu gundul-gundul pacul ini dibuat untuk para pemimpin supaya bisa selalu amanah adil dan tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan dirinya sendiri.