Computational Thinking (CT) sekarang ini sudah menjadi dasar dari pemikiran yang baru dan harus dipahami. Computational Thinking tidak hanya diperuntukan bagi beberapa kalangan seperti seorang programmer, melainkan harus diterapkan pada setiap orang. Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita bahas sedikit apa yang dimaksud dengan Computational Thinking. Computational Thinking adalah sebuah proses berpikir yang sistematis dan logis yang dipergunakan untuk mencari sebuah solusi dari masalah yang dihadapi.
Computational Thinking terbagi menjadi beberapa langkah yakni Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, dan Perancangan Algoritma. Computational Thinking tidak hanya berfokus pada disiplin ilmu tertentu seperti Pemrograman, melainkan juga merambah pada semua displin ilmu di dunia. Computational Thinking mampu membantu kita dalam hal menyelesaikan sebuah masalah kompleks yang dihadapi secara lebih mudah dan efektif. Dengan Computational Thinking membantu otak untuk terbiasa berfikir secara kreatif, logis, dan terstruktur.
Lantas bagaimana mengajarkan kemampuan Computational Thinking pada setiap individu terutama pada peserta didik ? Kemampuan Computational Thinking dapat diajarkan jika setiap pendidikan formal maupun informal menerapkan konsep Computational Thinking itu sendiri. Konsep Computational Thinking adalah begaimana setiap masalah yang dihadapi dapat dipecahkan secara lebih mudah dengan menerapkan langkah-langkah secara terstruktur yakni dekomposisi hingga perancangan algoritma. Penerapan konsep pada setiap kasus atau disiplin ilmu menjadi kuncinya, sehingga peserta didik mampu terbiasa dalam hal computational thinking.
Semakin peserta didik terbiasa dalam hal Computational Thinking maka kemampuannya berpikir akan meningkat dalam beberapa hal. Seperti dalam hal kemampuan mengidentifikasi data, menganalisa data, berpikir algoritma (sekumpulan langkah terurut), dan generalisasi solusi.
Sumber:
http://blog.stephenwolfram.com/2016/09/how-to-teach-computational-thinking/
https://www.youtube.com/watch?v=AkzdvKhbWLQ