Sebagai seorang yang sedang menempuh pendidikan tinggi, mahasiswa membutuhkan target yang pas untuk meraih kelulusan tepat pada waktunya. Keberhasilan seorang mahasiswa dalam menyelesaikan suatu pekerjaan adalah dambaan setiap orang. Dalam hal ini, kita dapat menyelesaikan masalah dengan metode abstraksi.
Pertama tentukan lebih dahulu apakah tujuan seorang mahasiswa mengambil kuliah pada jurusan tertentu. Ini penting karena jika tidak mempunyai tujuan maka keseriusan dalam menjalani kuliah tidak akan terjadi. Setelah mengetahui tujuan berkuliah, lalu mahasiswa dapat membuat daftar target yang akan dicapai kedepannnya, misal akan menempuh perkuliahan selama kurang lebih 4 tahun untuk jenjang Strata Satu (S1), dan lulus dengan mendapat gelar kehormatan.
Selanjutnya, buatlah daftar kegiatan yang akan kita prioritaskan. Misalkan dalam pengambilan keputusan ketika kita akan melakukan suatu kegiatan, apakah itu penting bagi masalah perkuliahan atau tidak, apakah kegiatan yang kita lakukan dapat menambah pengetahuan sehingga dalam finish-nya dapat meningkatkan nilai secara signifikan. Seperti membuat jadwal belajar dengan teratur per mata kuliah, memilah-milah mana mata kuliah yang terlebih dahulu diprioritaskan (mata kuliah wajib) dengan yang tidak. Karena secara tidak langsung akan menjadi titik ukur dalam memfokuskan materi yang akan dipelajari dalam perkuliahan.
Lalu, perhatikan manajemen waktu dengan baik. Menggunakan waktu tidak pada tepatnya akan menghalangi jalan seorang mahasiswa dalam meraih hasil maksimal dalam perkuliahannya. Misalkan, terlalu sering keluyuran, malas kuliah, hingga berdiam diri di dalam kosan. Pergunakan waktu sebaik mungkin, seakan-akan bahwa tidak ada waktu senggang dalam mengerjakan tugas kuliah, atau untuk mengejar materi. Akan lebih baik jika mahasiswa telah mempersiapkan materi yang akan dipelajari dalam kelas perkuliahan terlebih dahulu sebelum dosen memulai kelas.
Setelah usaha-usaha di atas, perhatikan pencapaian agar selalu konsisten. Artinya perencanaan yang sudah disiapkan sebelumnya dapat dijalankan semestinya, dengan tidak menyimpang dari apa yang sudah dipikirkan sebelumnya. Selalu fokus dengan tujuan akhir dan hindari hal-hal yang dapat merusak tujuan, sehingga seorang mahasiswa akan mampu lulus dengan predikat cumlaude.