Kita semua tentu pernah merasakan rasanya duduk di bangku dan belajar dengan tekun. Namun tak lama setelahnya, pasti pikiran kita terganggu oleh keadaan sekitar kita. Jika bukan karena pikiran-pikiran lainnya yang tiba-tiba menumpuk begitu saja, mungkin juga karena aktifitas orang lain. Hal-hal tersebut seringkali mengganggu konsentrasi belajar dan menyebabkan hilangnya fokus belajar kita. Sementara fokus dan konsentrasi itu sendiri merupakan hal yang sangat diperlukan ketika kita belajar, apalagi untuk ujian, UTS, bahkan UAS di sekolah ataupun kampus.
Jadi, bagaimana caranya agar kita tetap dapat fokus belajar? Berikut ini akan saya paparkan beberapa langkah untuk bisa mengembalikan fokus yang hilang, dan bagaimana mempersiapkan diri untuk tetap fokus bahkan sejak aktifitas belajar belum dimulai.
- Pilih Waktu yang Tepat
Jika kita merupakan morning person, pilihlah waktu pagi untuk sesi belajar kita. Sedangkan jika kita merupakan orang yang lebih aktif di malam hari, pilihlah waktu sore atau malam untuk sesi belajar. Tidak ada yang lebih mengerti diri masing-masing kecuali diri kita sendiri, jadi pilihlah waktu belajar yang dirasa sempurna, dimana sedang tidak dalam keadaan lelah fisik maupun lelah pikiran. Belajar dengan keadaan lelah tentunya akan terasa lebih sulit untuk fokus.
- Menjawab Pertanyaan Internal
Terkadang, gangguan tidak datang hanya secara eksternal saja. Mereka juga datang menyerang secara internal melalui pikiran-pikiran kita sendiri. Kita semua tentu merasa resah ketika pikiran tiba-tiba saja terganggu oleh beberapa hal. Seperti contohnya, "Kapan dia akan menghubungiku? Kapan batas pengumpulan untuk tugas-tugas ini?". Ketika hal seperti itu datang, terimalah. Kemudian singkirkan kembali dengan menjawabnya secara logis.
Memang terlihat sedikit konyol, namun jika kita dapat menjawab pertanyaan internal tersebut, kita akan dapat memfokuskan pikiran kita kembali. Jika diperlukan, tulislah hal-hal yang mengkhawatirkan, kemudian cobalah untuk menjawabnya secara singkat dengan keyakinan yang kuat. Setelah itu, move on.
- Mengantisipasi Kebutuhan Fisik
Jika kita belajar dengan serius, kita akan mudah merasa haus. Mungkin kita juga perlu makanan ringan yang sehat selagi kita belajar. Maka ada baiknya kita mempersiapkan minuman dan makanan ringan sebelum membuka buku. Jangan lupa gunakan kamar mandi ketika perlu, memakai pakaian yang nyaman, dan mengatur suhu ruangan yang pas bagi kita. Jika kita dapat mengantisipasi kebutuhan fisik kita sebelum memulai belajar, kita mungkin tidak perlu lagi beranjak dari bangku dan kehingalan fokus yang telah susah payah diperoleh.
- Singkirkan Segala Hal yang Dapat Menjadi Gangguan
Bukanlah sebuah tindakan baik untuk tetap belajar dengan keadaan ponsel tetap menyala, meskipun telah diatur mode getar. Begitu kita mendapat teks, secara refleks kita akan mengeceknya. Ingatlah, kita tidak akan bisa tetap fokus belajar jika kita terus-menerus chatting dengan orang lain. Jadi sebaiknya, simpanlah ponsel di tempat yang tidak akan kita jangkau selama kita belajar.
Jangan lupa untuk mematikan alat elektronik lainnya, seperti televisi dan komputer. Sebaiknya kita juga tidak mendengarkan musik yang ada vokalnya. Kita juga bisa memasang pertanda di pintu kamar kita bahwa kita tidak boleh diganggu selama beberapa saat selagi kita belajar agar orang lain tidak mengganggu kita. Jika kita tinggal bersama teman satu kamar, coba saja untuk belajar di luar rumah dengan suasana belajar yang nyaman, perpustakaan contohya. Dengan begitu, kita tetap dapat belajar tanpa harus kehilangan fokus jika orang lain ingin mengganggu atau mengajak kita untuk mengobrol.
- Singkirkan Segala Bentuk Kenegatifan
Sepertinya akan mustahil untuk tetap fokus dalam belajar bila terus-menerus memiliki gagasan negatif tentang belajar. Jika ada dari kita yang mengatakan, "Aku benci belajar!" atau "Aku terlalu lelah untuk belajar!", maka harus memahami bagaimana cara untuk membalikkan gagasan negatif tersebut menjadi positif. Dengan begitu, kita tidak akan mudah merasa malas untuk belajar begitu membuka buku. Sesungguhnya betapa mengherankan, belajar dapat menjadi beban yang mengerikan hanya dengan kerangka pikir yang buruk. Jadilah individu yang selalu berfikir positif, bahkan ketika belajar sekalipun. Jangan jadikan belajar sebagai beban, namun sebagai langkah untuk menjadi individu yang lebih baik lagi dengan bekal akal, pengalaman, dan materi yang jauh lebih sempurna.
Sumber :
www.thoughtco.com : How to Focus On Studying in 6 Steps by Kelly Roell (14 Agustus 2017)