Menurut saya, peran algoritma penting. Karena dengan tidak adanya algoritma, tentu kita sulit untuk menentukan langkah - langkah yang akan kita lakukan untuk menyelesaikan sebuah masalah. Tetapi, algoritma tidak bisa berjalan sendiri. Ia harus ditemani oleh ketiga temannya, dekomposisi, pengenalan pola, dan abstraksi.
Untuk menerapkan algoritma, pertama - tama yang kita lakukan adalah mendekomposisi sebuah masalah lebih dahulu. Contoh yang mudah sekali dalam kehidupan sehari - hari adalah apa yang harus kita lakukan untuk memasak nasi. Dalam dekomposisi, tentu kita pecahkan dulu seperti menyiapkan beras, air, tempat nasi, rice cooker. Kemudian pengenalan pola, yang perlu kita kenali pola dalam masing - masing masalah. Seperti apakah harus memasak air dulu baru memasak beras atau menyalakan rice cooker. Lalu ada abstraksi, yaitu memokuskan setiap masalah. Seperti contoh, berapa banyak beras yang kita butuhkan untuk makan nanti. Dan yang terakhir adalah algoritma. Perannya disini adalah menjalankan step-by-step penyelesaian masalah. Contohnya dari sehari - hari dalam memasak nasi. Pertama - tama memasukkan beras sebanyak yang dibutuhkan, kemudian masukkan air lalu kemudian menyalakan rice cooker.
Jadi peran algoritma dapat terlihat disini, yaitu sebagai langkah - langkah yang kita buat dan lalu kita terapkan. Tentu saja peran algoritma disini sangat krusial. Untuk penerapannya, harus dilakukan terakhir karena algoritma merupakan langkah terakhir.