Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa saran terbaik bagi mahasiswa apabila ia tidak mengikuti organisasi dikampus?

image|678x452
Jika ada sebuah pertanyaan “apa tujuan kamu saat masuk ke sebuah institut ataupun universitas?” Mungkin jawaban dari setiap orang akan berbeda-beda, namun inti dari jawaban ini kurang lebih sama yaitu apalagi kalau bukan kuliah, menuntut ilmu, lulus, menjadi sarjana, dan membanggakan kedua orang tua. Akan tetapi, masa perkuliahan kamu akan terasa kurang lengkap jika kamu tidak memanfaatkan waktu kosong yang kamu miliki selama masa kuliah untuk mengikuti suatu kegiatan organisasi kampus.
Menutrut seberapa pentingkah organisasi kampus?

57

Menurut saya pribadi, ikut organisasi bukan merupakan suatu kewajiban ya bagi mahasiswa. Memang ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dari berorganisasi, namun tidak menjamin 100% itu akan membawa kita pada kesuksesan di masa mendatang. Begitu pula sebaliknya, jika tidak mengikuti organisasi sama sekali, tidak ada yang bisa mengatakan bahwa itu akan membawa kita pada kegagalan. Yang perlu dipahami disini ialah organisasi merupakan wadah bagi mereka yang memiliki energi dan waktu luang lebih untuk menyalurkannya dalam bentuk kegiatan yang produktif dan positif yaitu kegiatan organisasi.

Jadi, hal yang terpenting disini ialah bukan tentang ikut organisasi atau tidak. Melainkan apakah waktu dan energi kita sudah disalurkan pada hal-hal yang bermanfaat. Organisasi hanyalah sebagian kecil dari banyak cara untuk mewujudkan itu. Menurut saya, saran untuk orang-orang yang tidak pernah ikut organisasi bisa mengisi waktu sekaligus mengasah skillnya melalui kegiatan volunteer, magang, kerja paruh waktu, mengikuti kursus, dan lain sebagainya.

Saran terbaik untuk saya anjurkan kepada mahasiswa yang tidak mengikuti organisasi atau bisa dibilang mahasiswa kupu-kupu yaitu mahasiswa tersebut bisa mengambil atau mengikuti kegiatan diluar kampus seperti menjadi volunteer, mengikuti magang ataupun menjadi asdos sekaligus. Dimana kegiatan tersebut juga melatih skill kita khususnya publik speaking untuk dapat berani berbicara dengan orang lain. Sebab masa-masa perkuliahan adalah masa dimana kita dilatih untuk berani tampil dengan personal branding yang kita miliki.

[quote="sylvldk, post:2, topic:162224"]
Menurut saya organisasi kampus penting atau tidaknya tergantung dari lingkungannya juga. Jika mengikuti organisasi kampus dengan tujuan untuk menambah pengalaman dan relasi, hal ini harus kamu ketahui terlebih dahulu culture kerja dari suatu organisasi tersebut. Apakah orang-orang di sana memang memiliki semangat dan passion yang tinggi juga mau untuk sama-sama berkembang atau hanya sekedar ingin memiliki sertifikat mengikuti organisasi saja?
[/quote]
Saya setuju dengan pendapat kak sylvia. Tentunya kita harus bisa memilah-milah organisasi atau Unit Kegiatan Mahasiswa yang benar benar baik untuk perkembangan diri kita, jika asal mengikuti organisasi hanya untuk mencari poin dan sertifikat tentunya membuat diri kita kurang berkembang, kita hanya mendapatkan sedikit manfaat dari organisasi itu. Jika mengkuti organisasi kita juga harus inisiatif untuk menawarkan bantuan kita, misalnya saat ada event mereka butuh poster maka kita tawarkan diri kita untuk membantu. Tentunya hal itu akan menambah pengalaman dalam mengerjakan project real dan bisa menjadi nilai plus dalam CV.

Kalau punya waktu banyak, karena aktivitas hanya kuliah aja ya organisasi boleh diikuti dan harus konsisten. Kalau tidak punya waktu, atau minat bergabung hanya ikut aja ya lebih baik dipikirkan kembali. Lebih baik tidak ikut organisasi dibanding menjadi anggota organisasi yang pasif dan dihubungi tidak bisa, karena tidak akan memberikan dampak apapun terhadap dirinya dan organisasinya.