Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Pembangunan infrastruktur di Taman Nasional Komodo, stop atau lanjutkan?

AN Angeline Dewi S 5 years ago

1*NZqYKLHLKdpcTa0KEJqqsg|690x350

Proyek wisata yang dijuluki “Jurassic Park” di media sosial ini diminta UNESCO untuk berhenti karena diduga dapat memiliki dampak negatif terhadap lingkungan.

Namun pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengklaim pemberian izin wisata Taman Nasional Komodo kepada sejumlah perusahaan swasta “dibolehkan” dan berkomitmen untuk tetap melibatkan masyarakat setempat.

Pihak kementerian juga mengklaim pembangunan infrastruktur ‘Jurassic Park Komodo’ seluas 1,3 hektar di kawasan Loh Buaya, Pulau Rinca - yang dikritik pegiat lingkungan dan konservasi sebagai “kebun binatang” - justru untuk melindungi komodo.

Melihat pernyataan diatas, Youdics setuju atau tidak dengan pembangunan ini?

60

jika melihat dari prospek pembangunan ' Jurassic Park " yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia ini memang cukup menarik ya, karena pada awalnya bertujuan untuk menambah pendapatan dari sektor pariwisata di Pulau Komodo dan Labuan Bajo yang pada akhirnya diminta UNESCO untuk dihentikan. dibalik itu semua ada kontroversi - kontroversi di baliknya seperti masalah lingkungan karena bisa menggangu eksistensi dari komodo dan ekosistem yang ada di sekitarnya serta masalah ekonomi karena dengan hadirnya pembangunan proyek ini, masyarakat setempat tercancam akan kehilangan pemasukan mereka.

Disini saya melihat proyek ini sebagai bentuk keegoisan pemerintah Indonesia yang terus saja berupaya untuk melanjutkan proyek tersebut walaupun sudah dilarang oleh UNESCO dengan dalih - dalih mereka telah berokoordinasi dengan masyarkat sekitar dan surat izin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup sudah disetujui. kendati demikian, pembangunan proyek ini bisa saja positif jika mengikuti landasan - landasan pembangunan dan pemngembangan pariwisata berkelanjutan dan tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi saja.

Melihat dari tujuan pembangunan ini memang pemerintah mempunyai niat baik untuk meningkatkan ekonomi dan mempermudah wisatawan untuk melihat komodo. Namun, Saya tidak setuju dengan adanya pembangunan Jurassic Park tersebut karena bisa mengubah stabilitas ekosistem dan mangsa bagi komodo itu sendiri.

Melansir dari lama Walhi.or.id banyak orang yang memberikan tanggapan mengenai pembangunan Jurassic Park tersebut. Banyak respon masyarakat mulai dari dokumen AMDAL yang seharusnya lebih pertimbangkan karena dampak lingkungan yang mungkin akan timbul akibat pembangunan tersebut. Adapula gambar yang pernah beredar saat komodo menghadang truk pembangunan, membuat banyak kontroversi bahwa pembangunan itu menganggu ekosistem komodo itu sendiri. UNESCO juga memberi tanggapan agar pembangunan tersebut dihentikan karena akan berdampak buruk bagi OUV (Outstanding Universal Value).

Taman Nasional komodo dijadikan sebagai situs Warisan dunia bukan hanya karena ada komodo yang patut di konversi tetapi juga adanya bentangan alam yang luas dan indah seperti terumbu karang.

Pembangunan ini perlu dilakukan secara hati-hati dan melibatkan masyarakat lokal. Apabila pembangunan ini tidak dilakukan dengan hati-hati ditakutkan seperti melansir pada lama m.liputan6.com pernah terjadi pencabutan wilayah warisan dunia di Liverpool akibat pembangunan yang dilakukan didaerah sekitar situs bersejarah tersebut.