Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Wisata alam lebih menyenangkan daripada wisata buatan, apa iya?

Muthia Agustina Muthia Agustina 5 years ago

labuan bajoo|690x350

Semenjak virus Covid-19 menyerang semua kegiatan kita dibatasi, termasuk waktu kita untuk liburan. Namun usai menurunnya kasus virus corona atau new normal, minat semua orang untuk berlibur semakin tinggi karena rasa bosan yang selama ini memaksa kita untuk diam dirumah. Selain tren traveling yang makin beragam, munculnya banyak destinasi wisata baru di Indonesia akan mendorong masyarakat untuk lebih giat liburan.

Berdasarkan hasil survei Pegipegi, lebih dari 78 persen responden memilih traveling ke destinasi yang menyajikan pemandangan alam yang indah. Hal itu dirasa karena dapat menghilangkan stress, dan menyegarkan pikiran dari rutinitas kerja dirumah. Nah menurut Youdics sendiri, benarkah wisata alam lebih menarik dan menyenangkan daripada wisata buatan/ hiburan biasa?

120

Aku sependapat dengan teman-teman di atas. Wisata alam memang lebih asik dan menyenangkan karena membuat kita merasakan sensasi yang berbeda ketimbang berwisata di wisata buatan. Walaupun terkadang untuk sampai kesana harus melewati perjalanan yang begitu sulit bahkan sangat menguras tenaga, tapi rasa lelah bisa sekejap langsung hilang karena terbayarkan oleh wisata alam yang sangat indah. Manfaat berwisata ke wisata alam juga sangat banyak, sehingga tidak ada alasan kenapa berwisata ke wisata alam tidak menyenangkan.

Menurut saya baik wisata alam maupun wisata buatan sama menyenangkannya.
Setiap individu memiliki pandangan yang berbeda terhadap kesenangan dalam berwisata, ada orang yang dapat menikmati keduanya, ada pula yang hanya menyukai wisata buatan karena menganggap wisata buatan lebih modern dan tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih untuk menikmatinya, tidak seperti wisata alam yang memerlukan perjalanan kaki yang jauh misalkan hanya untuk melihat air terjun diatas bukit.

Saya pribadi sangat setuju dengan statement tersebut. Wisata alam dapat membuat kita lebih tenang dan fokus, melepaskan segala kegelisahan, memberikan efek positif bagi tubuh dan jiwa kita.

Wisata alam juga memberikan manfaat bagi kesehatan karena kita dapat menghirup udara yang lebih bersih dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Memberikan ketenangan, melepas stres, dan dapat meningkatan kreativitas.

Kalau menurutku baik wisata alam maupun buatan masing-masing memiliki daya tarik yang mampu memanjakan pengunjung, keduanya memiliki pasarnya masing-masing. Ada orang yang lebih menyukai suasana alam, ada juga yang lebih menikmati jenis wisata buatan, ada juga yang menyukai keduanya.

Saya sangat setuju dengan survei diatas. Berdasarkan pengalaman, wisata alam memang punya efek relaksasi bagi tubuh dan pikiran. Terutama untuk orang-orang dewasa yang punya banyak tanggungjawab baik dalam pekerjaan maupun keluarga. Mungkin wisata buatan juga menarik sih bagi mereka yang berusia belia. yang pada umumnya bepergian untuk bersenang-senang.

[quote="muthiagustina, post:1, topic:161103"]
Berdasarkan hasil survei Pegipegi, lebih dari 78 persen responden memilih traveling ke destinasi yang menyajikan pemandangan alam yang indah. Hal itu dirasa karena dapat menghilangkan stress, dan menyegarkan pikiran dari rutinitas kerja dirumah.
[/quote]
Ya, saya juga setuju dengan pernyataan ini. Selain karena alasan di atas, wisata alam dengan lingkungan yang asri dan sejuk juga dapat menghilangkan penat selama di rumah saja atau rutinitas sehari-hari. Juga, sepertinya karena sudah muak dengan lingkungan perkotaan, maka wisatawan lebih memilih berlibur ke tempat wisata alam dengan suasana baru yang lebih menenangkan dan sehat pastinya. Dan melihat pemandangan alam yang menakjubkan dapat memanjakan mata dan mengembalikan mood menjadi lebih baik lagi.
Wisata buatan memang menyenangkan, namun wisata alam jauh lebih menyenangkan. Intinya, wisata alam lebih works dan worth it dalam mengatasi rasa penat dari rutinitas sehari-hari.

Menurut saya, iya! Apalagi jika tujuan utama wisatanya itu untuk healing, jelas wisata alam jadi pilihan yang lebih baik daripada wisata buatan. Melihat pemandangan alam saya rasa bisa menyegarkan pikiran kembali. Merasakan angin, mendengar suara ombak, dedaunan, bersentuhan dengan air, sangat menyenangkan dan seperti mendapat kebebasan (terlebih setelah kondisi pelik seperti sekarang ini).

Bagaimanapun, buatan Tuhan memang jauh lebih dibanding buatan manusia. Ya walaupun bukan berarti buatan manusia itu buruk, ya.