Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Terror penculikan Korea Utara

Antara tahun 1977 dan 1983, ratusan orang hilang. Namun, pemerintah Jepang secara resmi hanya mengakui 17 penculikan. Di sisi lain, pihak Pyongyang berkali-kali membantah telah terjadi penculikan. Penghilangan paksa tersebut kemudian menjadi teori konspirasi yang populer. Adakah yang mengetahui mengenai fenomena ini?

23

Kejadian selanjutnya, Pada 2002, pemimpin Korut mendiang Kong Jong-il akhirnya mengakui mereka telah menculik 13 warga Jepang. Lima korban di antaranya direpatriasi atau dikembalikan ke Negeri Sakura.

Ketegangan terkait itu tersebut masih meninggi antara dua negara. Jepang menolak memberikan akses pada Korut untuk memasuki pelabuhan dan perdagangan.

Salah satu korban penculikan adalah Megumi Yokota. Gadis 13 tahun itu diculik agen Korea Utara saat pulang sekolah di Prefektur Niigita. Ia tidak pernah kembali ke rumahnya sejak 15 November 1977. Pada tahun 1997 seorang pembelot membocorkan rahasia bahwa gadis yang lahir 5 Oktober 1964 itu berada di Pyongyang. Pada 2004, Korut mengembalikan apa yang mereka sebut sebagai abu jenazah Megumi yang katanya bunuh diri pada 1994.

Pasangan Yokota memang tak pernah lagi bertemu dengan putrinya. Namun, pada 2014 lalu, mereka bersua dengan cucu mereka, Kim Eun-gyong --putri Megumi di ibukota Mongolia, Ulan Batur.