Presiden AS saat itu Franklin D. Roosevelt sengaja memancing konflik dengan Jepang. Alasannya, suatu serangan Jepang terhadap AS atau sekutunya berarti memberi kesempatan pada AS untuk mendapat dukungan rakyatnya untuk ikut terjun dalam PD II dan memperbaiki ekonominya yang dilanda krisis berkepanjangan.
Roosevelt memprovokasi Jepang untuk memulai serangan dengan mengajukan sebuah dokumen ultimatum: “Hull note”. Roosevelt tahu tentang serangan yang direncanakan Jepang karena kapal induk mereka meninggalkan pangkalan pada hari terjadinya serangan tersebut.
Serangan tersebut membuat Amerika mengambil peranan penting dalam PD II dan menyelamatkan Amerika dari krisis yang melanda selama lebih dari 10 tahun. Ya, Amerika berhasil mendapat dana dari hasil penjualan obligasi perang. Industri amunisi, rokok, pesawat, tank, dan baja pun hidup kembali karena banyaknya pesanan yang datang.