Jika saya baca pada artikel yang ada di internet memang Badan antariksa itu beberapa waktu lalu mengalami dan menyaksikan bagaimana misi Swarn yang terdiri dari tiga satelit mengalami gangguan saat melintasi 'Segitiga Bermuda' di antariksa. Tiba-tiba tiga satelit itu hilang tak terdeteksi. Dan kini Area yang disebut 'Segitiga Bermuda' itu berada di atas ekuator antara Amerika Selatan dan Afrika. Beberapa waktu lalu ilmuwan ESA dibuat pusing, saat tiba-tiba satelit misi Swarm hilang kontak dan itu hanya terjadi pada malam hari di area 'Segitiga Bermuda' di luar angkasa tersebut. Meski pusat kendali menerima data dari satelit tersebut, saat itu tidak bisa dipastikan informasi posisi, waktu dan lokasi satelit tersebut.
Peneliti mengatakan, hubungan antara hilangnya sinyal GPS dan hujan badai ionosfer memberikan cara baru bagi dalam menyelidiki sistem tak beraturan di ionosfer. Penemuan itu juga bisa membantu mengaitkan perubahan aktivitas magnetik surya di area tersebut.
artikel asli