Menurut artikel yang saya baca, Dari hasil penelitian, para peneliti menemukan bahwa area tersebut menghasilkan 'Rossby whistle' atau 'siulan Rossby'. Hal itu terjadi ketika gelombang besar mengalir secara perlahan ke arah barat, atau biasa disebut gelombang Rossby, dan berinterkasi dengan dasar laut. Ketika telah sampai ke ujung barat, gelombang itu akan berhenti, namun akan muncul kembali di basin sebelah timur. Fenomena tersebut dideskripsikan oleh para peneliti sebagai 'Rossby wormhole' atau 'lubang cacing Rossby'. Gelombang Rossby juga memperkuat dirinya dan menghasilkan osilasi dengan periode berbeda. Selama interaksi ini, air keluar masuk dari basin setiap 120 hari sekali. Perubahan massa secara dramatis tersebut mengubah medan gravitasi Bumi. Fluktuasi tersebut dapat dideteksi oleh satelit. Hasil aktifitas itu, menyebabkan Laut Karibia 'bersiul' beberapa oktaf lebih rendah dari yang dapat didengar oleh manusia.
artikel lengkap