menurut artikel yang saya baca, Segitiga Naga disebut berasal dari sebuah legenda di tengah masyarakat China, yakni tentang seekor naga yang hidup berabad-abad di istana bawah laut. Naga tersebut diyakini menguasai wilayah perairan terkait, dan disebut akan menelan apa pun yang dianggap mengganggunya. Mitos tersebut kemudian dipercaya sebagai alasan di balik terjadinya berbagai kasus kehilangan dan kecelakaan di perairan terkait. Seperti halnya misteri yang melingkupi Segitiga Bermuda, kawasan perairan Segitiga Naga juga dianggap bertanggung jawab atas berbagai laporan kapal dan pesawat hilang sejak era pasca-berakhirnya Perang Dunia II.
Pada 1955 silam, pemerintah Jepang sempat mengirim sekelompok ahli untuk melakukan penelitian menggunakan sebuah kapal bernama Kawamaru. Namun nahas, bukannya membawa jawaban, kapal Kawamaru justru bernasib sama, hilang tanpa jejak di perairan Segitiga Naga. Banyak pendapat yang mengatakan kawasan ini mampu membuat siapa pun melintas di atasnya, terperangkap dalam pusaran waktu yang aneh, seperti yang sering terjadi Segitiga Bermuda. Alat-alat elektronik juga dilaporkan tidak berfungsi ketika berlayar atau terbang mendekati Segitiga Naga. Segitiga Naga juga disebut menjadi penyebab utamanya hilangnya pilot wanita pertama yang berambisi mengelilingi Bumi, yakni Amelia Earhart asal Amerika Serikat (AS).