Ya menurut artikel yang saya baca, makam JenghisKhan memang masih belum ditemukan. Kini, setelah hampir 800 tahun sejak kematian Jenghis Khan, tak seorangpun menemukan kuburannya. Beragam ekspedisi yang dipimpin orang luar negeri telah mengincar keberadaan makam Jenghis Khan melalui sumber sejarah tertulis. Mereka menjelajahi hampir seluruh kawasan Mongolia, bahkan memanfaatkan teknologi dari luar angkasa—proyek National Geographic bertajuk Valley of the Khan misalnya, menggunakan penginderaan satelit pada pencarian makam Jenghis secara massal. Pencarian lokasi kuburan Jenghis Khan memang menarik minat banyak kelompok dari luar Mongolia. Di sisi lain, warga negara itu sama sekali tak ingin menemukan makam tersebut.
Fakta tersebut bukan berarti sosok Jenghis tak berarti sama sekali tidak penting bagi warga Mongolia—justru kebalikannya. Wajah ksatria itu dipasang di lembaran uang, bahkan di stiker vodka. Jenghis mungkin tidak pernah sepopuler ini sebelum kematiannya pada 1227. Fenomena menjadikan pencarian makam Jengis Khan sebagai hal tabu sulit dipahami orang asing. Keengganan warga lokal itu kerap dinilai media massa internasional sebagai ketakutan terhadap sebuah kutukan. Penduduk lokal disebut khawatir dunia akan kiamat jika kuburan Jenghis Khan ditemukan.
artikel lengkap