Berdasarkan yang pernah saya baca, Norwegia menutupi insiden pembunuhan tersebut dan mengklaim bahwa korban dibunuh oleh tembakan musuh. Setelah perang, kapal tersebut dijual ke perusahaan pelayaran Yunani.
Anehnya, satu demi satu kecelakaan terus terjadi. Penyebabnya pun misterius. Hingga pada sekitaran tahun 1963, kapal tersebut menabrak sebuah karang besar di lepas pantai Australia. Lalu kapal tersebut ditarik ke Fremantle untuk diperbaiki, tapi saat berada di sana, Alkimos terbakar secara misterius dan harus dibawa ke Hong Kong untuk dapat diperbaiki.
Namun, saat baru saja meninggalkan pelabuhan Fremantle, ada masalah dengan derek yang menangani kapal tersebut, Alkimos pun kandas. Derek itu tak bisa dilepaskan. Maka, pihak perusahaan menempatkan pengawas ke atas kapal. Namun, orang tersebut mengalami banyak hal aneh di atas kapal seperti mendengar suara ketukan, langkah kaki, dan bunyi-bunyi misterius lainnya.
Selama bertahun-tahun, beberapa perusahaan mencoba menyelamatkan kapal tersebut, namun setiap kali ada yang mencoba, hal buruk akan terjadi pada kru mereka. Akhirnya, SS Alkimos ditinggalkan dan perlahan tenggelam ke dalam air. Bangkai kapal ini masih bisa dilihat hingga saat ini, menyembul dari permukaan air.
Referensi: liputan6.com