Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kampung pecah kulit

FA Fara Azizah 8 years ago

eksekusi|690x246

Selamat siang kawan!
Apakah kalian tahu tentang kampung pecah kulit? ya dari namanya saja begitu mengerikan. Nama kampung ini berasal dari kisah nyata eksekusi mati Pieter Erberveld yang di hukum sadis pada jaman Hindia-Belanda. Kaki dan tangan Pieter Erberveld diikat ke ekor kuda dengan posisi yang saling berlawanan. Tubuh Pieter Erberveld menjadi 4 bagian dan kepalanya dipenggal. Hukuman ini disebut juga sebagai Hukuman pecah kulit. Dan teman-temannya dihukum salip. Bagaimana menurut kalian? sadis bukan?

19

menurut sumber yang ku baca, Tragedi mengerikan itu bahkan menjadi legenda turun-temurun di kalangan warga asli Betawi hingga saat ini. "Jadi dahulu terdapat seorang pria keturunan Jerman. Dia sering merampok demi membantu pribumi saat masa pemerintahan Belanda. Karena dianggap berbahaya. Dia dihukum mati," ucap Supandi, salah seorang warga asli Betawi yang tinggal tak jauh dari Jalan Pangeran Jayakarta.

Pria itu adalah Pieter Erberveld, seorang warga blasteran Indo-Jerman yang saat itu gencar memimpin perlawanan terhadap pemerintah Batavia. Beberapa catatan sejarah menyebut kebencian Erberveld pada Belanda karena ketidakadilan pemerintah Batavia dalam kasus-kasus tanah di wilayah Pondok Bambu. Sebagai salah seorang tuan tanah, Pieter Erberveld merasa dirugikan ketika kolonial menyita ratusan hektare tanah miliknya, hanya karena tanah tersebut tidak memiliki izin dari pejabat berwenang.