Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bersiul di malam hari

Banyak yang mengatakan tidak boleh bersiul di malam hari karena akan terdengar siulan yang berada di luar ruangan orang yang bersiul, siulan dari luar ruangan tersebut merupakan ulah dari makhluk halus yang merasa terganggu dan membalas siulan orang tersebut. Ada apa sebenarnya?

11

ngeri juga ya, memang mitos ini dari kecil sudah didengar masyarakat Indonesia mungkin, dan tidak sedikit yang percaya dan takut untuk bersiul dimalam hari. dari sumber yang saya baca sih begini penjelasannya, Banyak yang mempercayai jika bersiul di malam hari dapat memanggil makhluk halus. Apalagi jika bersiul dengan gaya menirukan suara burung di malam hari dipercaya dapat memanggil kemamang, salah satu jenis makhluk halus. Terutama jika dilakukan saat langit senja atau langit berwarna merah yang sering disebut candhik ala. Sebagai pertanda kedatangan dari makhluk halus ini, mereka akan membalas dengan siulan juga. Makhluk halus ini membalas siulan tersebut karena merasa terganggu. Bahkan ada yang mempercayai kalau makhluk halus ini membalas siulan bersifat jahat dan berniat mengganggu balik. Seperti mitos yang diajarkan turun-menurun oleh masyarakat Jawa, pastinya ada maksud lain bukan sekedar alasan mistis saja. Apalagi masyarakat Jawa suka menggunakan unsur mistis yang banyak ditakuti untuk membuat larangan. Yang akhirnya dipercayai sampai turun-menurun hingga kini.

Seperti larangan bersiul di malam hari ini ada yang mempercayai alasan dibaliknya karena menggangu orang lain. Seperti diketahui, malam hari adalah waktunya untuk tidur atau beristirahat. Suara siulan yang tidak terlalu kencang kadang bisa terdengan melengking yang bisa mengagetkan. Nah begitu penjelasannya.

sumber