Berikut adalah tipe-tipe traveller:
Inilah gaya jalan-jalan yang biasa diadopsi oleh anak muda. Tipe ini gampang dikenali dari bawaannya, yaitu sebuah ransel keril yang dia bawa ke mana-mana. Semakin lusuh ranselnya, maka semakin banyak pula pengalaman dia menjelajah.
Tipe ini mereka yang traveling dengan “gaya”. Tipe ini punya semangat yang sama dengan backpacker soal menjelajah, meski umunya punya waktu yang lebih terbatas. Tapi, mereka biasanya punya dana lebih untuk mendapatkan kenyamanan esktra dibanding backpacker, seperti hotel, pesawat, dan transportasi dalam kota.
Kamu harus mengajak temanmu yang seperti ini jika travelling. Bersama dia, kamu akan mencicipi berbagai kuliner khas tempat tujuan travelling-mu itu. Dia juga orang yang mau saja kamu ajak makan di pinggir jalan sampai menikmati fine dining di hotel berbintang.
Liburan tujuannya buat apa sih kalau bukan untuk eksis? Nah, kalau begitu niatnya, kamu perlu membawa teman semacam ini. Dia akan senang hati memfoto kegiatan liburan kalian, baik itu dari sisi profesional ataupun tidak. Bahkan bukan cuma foto kamu lho, mulai foto makanan, foto pemandangan, hingga foto jalanan pun akan merekam abadi oleh kameranya.
Traveller jenis ini merupakan orang-orang yang gemar mendatangi tempat-tempat yang sedang berlangsung suatu acara, khususnya pesta musik atau sejenisnya. Mereka rata-rata tidak terlalu peduli akan wisata alam ataupun lainnya, hanya terfokus pada acara yang akan mereka ikuti tersebut.
Orang-orang yang masuk dalam jenis ini lebih sering untuk melakukan komunikasi dengan orang-orang di daerah yang mereka kunjungi. Tidak hanya sekedar melakukan percakapan biasa saja, terkadang mereka juga tidak basa-basi untuk berbagai informasi atau bercerita tentang pengalaman mereka selama menjadi traveler.
Tipe ini adalah orang-orang yang suka mengunjungi tempat atau negara tertentu yang mereka anggap damai dan menyejukkan. Hal tersebut hanya untuk mendapatkan ketenangan hati karena pada dasarnya mereka ingin merupakan hal-hal yang selama ini membuat mereka resah, depresi, atau stres.
Sumber:
http://www.panorama-jtb.com/blog/tipe-tipe-traveller-di-dunia-kamu-termasuk-yang-mana.html