Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Dictio Moviephile Community: Mengapa Film dengan Tema Dystopia Banyak Digemari oleh Penonton? (The Hunger Games, 2012)

JU julia isakawati 6 years ago

1493829386-katniss-hunger-games-2|690x345

The Hunger Games (2012) kerap dinilai sebagai penggerak film bergenre dystopia di kalangan remaja. Sejak kemunculan The Hunger Games, mulai bermunculan film-film dystopia yang populer pada tahun yang sama seperti Divergent, The Maze Runner, dan The Giver yang semuanya rilis di tahun 2014. Dystopia merupakan genre film di mana terdapat kehidupan bermasyarakat yang berkebalikan dengan moral manusia. Dystopia digambarkan sebagai suatu bentuk kehidupan bermasyarakat manusia yang terbentuk dari politik sosial sehingga menciptakan kehidupan yang tidak diinginkan atau mengerikan. Biasanya sebagai bentuk mencapai suasana dystopia ini, digambarkan melalui keterbalikan moral manusia, tirani dari kekuasaan pemerintah, dan lingkungan yang hancur.

Diceritakan sebuah negara fiktif bernama Panem yang menyelenggarakan acara tahunan, yaitu The Hunger Games di mana pesertanya berjuang sampai mati di sebuah arena buatan hingga menyisakan satu pemenang saja. Dystopia dalam film The Hunger Games langsung dapat dirasakan dari bagaimana penduduk distrik-distrik yang ada di Panem merasa ketakutan ketika The Hunger Games mulai diselenggarakan dan pemilihan peserta yang diambil melalui undian. Selain itu, saat Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) selaku tokoh utama mengunjungi The Capitol yaitu pusat kota untuk pertama kalinya, terlihat kesenjangan sosial yang ada dari distrik-distrik lainnya, di mana masyarakat The Capitol hidup dengan mewah dan berkecukupan. Dari sini penonton dapat menyimpulkan bahwa ada yang salah dengan tatanan masyarakat yang ada di Panem.

district-12|690x333
Distrik 12 yang merupakan distrik termiskin di Panem
Sumber: Archery360

Capitol_enterance|689x301
The Capitol Sebagai Pusat Pemerintahan Panem
Sumber: Fandom

Cerita semakin intens ketika para peserta The Hunger Games dimanja dengan fasilitas yang disediakan oleh The Capitol mulai dari makanan hingga hunian mewah hanya karena mereka merupakan ‘mainan’ berharga yang akan disajikan sebagai tontonan untuk warga The Capitol. Hal ini menunjukkan harga diri manusia yang dapat dinilai lebih tinggi jika mereka memberikan manfaat terhadap pemegang kekuasaan, seperti sebagai hiburan untuk warga The Capitol, sesuai dengan konsep dehumanizing atau pemutar balikan derajat dan harga diri manusia pada tema dystopia.

Setelah beberapa waktu hidup mewah dalam rangka mempersiapkan diri di pertandingan, peserta The Hunger Games kembali disadarkan bahwa kehidupan layak yang mereka dapatkan ditukar dengan nyawa mereka, yaitu bertanding di arena melawan keadaan lingkungan dan satu sama lain untuk menjadi pemenang solo sementara aksi mereka semuanya dipertontonkan untuk warga Panem.

Jadi, apa yang menarik dari genre dystopia jika isi dari film menonjolkan kehidupan bermasyarakat yang tidak diinginkan bahkan ditakuti masyarakat?

139

menurut saya, film ini akan membuat para penonton menggunakan imajinasi mereka untuk memahami alur cerita jadi sangat menarik. emosi yang ditampilkan dapat memengaruhi penonton sehingga membuat penonton merasa betah untuk mengikuti sampai akhir alur cerita.

Yap setuju sih. Meskipun rata2 rating genre dystopian belum terlalu tinggi, tapi cara yang dibawakan aktor sungguh membuat para audiens tercengang soalnya impossible gitu seorang diri seperti Katniss mampu memutarbalikkan keadaan. Ini yg bikin unik, rare, dan membuka pintu pikiran audiens.

Film The Hunger Games menceritakan tentang sebuah kompetisi antara hidup dan mati seorang anak perempuan berusia 16 tahun. Film ini berdurasi sekitar 142 menit yang telah rilis pertama kali pada 23 Maret tahun 2012 lalu. The Hunger Games saat ini berada di dalam naungan dari studio produksi Lionsgate. Dalam cerita ini Everdeen berangkat menuju ke Capitol dengan bermodalkan keahliannya memanah. Saat kompetisi dimulai pertarungan mereka disaksikan oleh masyarakat ditiap distrik dan mereka diharuskan untuk saling membunuh satu sama lain hingga mendapatkan satu orang pemenang. dari film yang sudah saya nonton ini menurut saya alurnya sudah sangat bagus ditambah ada bagian scene percintaan yang membuat film ini semakin seru untuk terus mengikuti alur ceritanya. kisah cita peeta dan katnis yang membuat cerita ini semakin seru hingga pada akhirnya mereka berdua menang selain ini dalam tak tik permainan yang diberikan juga sangat misterus dan menegangkan sehingga kita seolah2 bs merasakan berada pada disituasi film tersebut hehehe..

Dystopia merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan keadaan yang berkebalikan dengan utopia (ideal) biasanya menceritakan tentang kehidupan masyarakat fiksional yang hidup di dunia yang lebih buruk dari dunia tempat tinggal kita. Keadaan distopia ini sering kali menggambarkan berbagai situasi di masa mendatang, seakan memberi peringatan kepada para pembaca atau penonton tentang betapa mengerikannya dunia ini jika sebuah propaganda tertentu mengambil alih kontrol pemerintahan. Dystopia mengacu pada sebuah dunia yang pada awalnya tampak sempurna (utopia) namun kemudian tampak penuh dengan ketidaksempurnaan karena adanya kesenjangan sosial dan ekonomi.
Menurut saya kenapa film bergenre dystopia disukai atau menarik peminat penonton dikarenakan film bergenre ini mampu membuat penontonnya untuk berimajinasi bagaimana keadaan pada film tsb dan merasakan kehidupan di film tsb. Film bergenre ini membuat para penontonnya terbawa emosi akibat suasana kehidupan ditempat tsb, sehingga para penonton sangat tertarik untuk menonton film tsb. Film genre ini mengajak kita untuk berpetualang dalam berimajinasi dengan fantasi yang sangat luar biasa sehingga membuat para penonton tidak merasa bosan dengan ceritanya dan juga alur dari cerita film tsb tidak mudah ditebak dan membuat para penonton untuk terus berpetualang atau berfikir dalam menerka alur dari film tsb. Dengan menonton film tsb memberikan kita banyak pesan dan kesan baik yang positif ataupun negatif ssehingga menonton film bergenre ini banyak diminati oleh penonton walaupun cerita sedikit menakutkkan dan tidak diinginkan terjadi pada kehidupan nyata.

The Hunger Games bercerita tentang masa depan pasca-apokaliptik dystopian di negara Panem, di mana seorang anak laki-laki dan perempuan dari masing-masing 12 Distrik bangsa dipilih setiap tahun sebagai "upeti" dan dipaksa untuk bersaing di The Hunger Games.

The Hunger Games berkisah pada masa depan pasca-apokaliptik dystopian di negara Panem, di mana seorang anak laki-laki dan perempuan dari masing-masing 12 Distrik bangsa dipilih setiap tahun sebagai "upeti" dan dipaksa untuk bersaing di The Hunger Games, sebuah pertarungan televisi yang rumit sampai mati.

Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) menjadi sukarelawan untuk menggantikan posisi adik perempuannya, dan dengan upeti putra distriknya, Peeta Mellark (Josh Hutcherson), melakukan perjalanan ke Capitol untuk melatih dan bersaing dalam permainan.
Film The Hunger Games dirilis pada 23 Maret 2012 di bioskop konvensional dan digital IMAX.

Jadi menurut saya, mayoritas orang-orang yng memiliki jika kebebasan dia cendurung suka film film survivel. apalagi disitu dicerita pertarungan sampai mati, pasti seru banget bagaimana cara attack dan defend

Sepakat bgt. Ada scene pertarungan yg juga bikin intense apalagi secara eksplisit tanpa sensor plotnya. Banyak alur yg bikin audiens kebawa suasananya. Dan juga ada crewmate aktor yang relatif unpredictable sikapnya.

film dystopian menyajikan sesuatu yang berbeda yakni keadaan dunia yg sangat berbeda dari dunia nyata, selain itu film dystopia biasanya identik dengan sci-fi yang tentu saja menghadirkan aksi-aksi yang sangat menegangkan dengan teknologi yang canggih sehingga mampu menarik minat penonton, 2 hal ini muncul pada film the hunger games dan sukses menarik antusias masyarakat untuk menontonnya.

Menurut saya genre dystopia menjadi sangat populer di kalangan anak muda dikarenakan memberikan gambaran yang imaginatif tentang kehidupan yang berbeda tanpa adanya rasa kemanusiaan. Menonton genre dystopia jga sangat menantang adrenalin bagi para penontonnya dengan banyaknya scene - scene yang menegangkan

Jelas karna penuh atraksi dan ketegangan. Acting aktor juga bagus dan milenial rata2. . Selain itu, banyak sains nya yg cukup melepaskan pikiran para audiens ke dalam film. Ini sangat baik untuk para pecinta petualang dan journey. Novelnya juga banyak berjualan yg menjadi faktor film dystopian tidak ada yang membuat down penonton

menurut saya film dengan tema dystopia banyak digemari karena menyajikan konten yang berbeda, dalam konteks sangat mampu membangkitkan imajinasi penontonnya karena action yang ada dalam filmnya tidak main main dan teknologinya canggih banget lalu alur cerita yang disajikan mampu membuat penonton penasaran akan endingnya.

Menarik karena biasanya alur ceritanya kaya kisah over power character dimana tokoh utama itu dilambangkan sebagai pahlawan pembawa revolusioner dan biasanya tokoh tokoh itu usianya masih young. Seumur dengan kita yg remaja. Yang paling saya rasain relevansinya dengan keadaan sekarang, karna abg merasa dikenang banyak aturan oleh pemerintah oleh keluarga, dan rata rata alur cerita filmnya distopia itu punya character penintas otoriter. Selain itu biasanya ada konflik batin, lebih banyak main ke perasaan, ada percintaanya ada keluarga gitu gitu jadi menarik karna masalahnya rumit tapi ga lebai....

Tema distopia pada film khususnya genre sci-fi sangat booming menurut saya karena film bisa menjadi media percobaan tanpa memiliki resiko yg berbahaya. Genre distopia selalu menawarkan konflik yg msh belum mungkin terjadi di dunia nyata pun memberikan solusi kalau-kalau hal distopia tsb terjadi di dunia nyata, selain itu film distopia mampu mengembangkan imajinasi para sineas juga penontonnya (teknologi canggih, alam dan manusia buatan, Dll). Genre distopia sukses menghadirkan simulasi adrenalin yg sesuai dengan rasa penasaran anak muda