Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Dictio Moviephile Community: Gender dan Identitas dalam Black Mirror: Striking Vipers (Season 5 Episode 1)

Striking_vipers_black_mirror|259x383
Black Mirror merupakan sebuah serial TV milik Netflix yang setiap episodenya memiliki cerita yang berbeda-beda mengenai gambaran kecanggihan teknologi di masa depan, tidak terkacuali episode yang berjudul Striking Vipers. Striking Vipers memiliki cerita yang apik tentang bagaimana teknologi di masa depan bisa memunculkan sisi lain dari suatu kepribadian.

Alur cerita Striking Vipers dimulai dari seorang pria beristri bernama Danny yang diberikan hadiah ulang tahun berupa sebuah virtual reality fighting game oleh sahabatnya, Karl. Virtual reality fighting game tersebut memiliki efek yang terasa nyata, membuat si pemain memiliki rasa yang nyata seperti ketika dipukul, disentuh, dan hal hal yang bersifat sentuhan fisik lainnya. Karl memilih untuk berkarakter sebagai wanita dalam game tersebut dan Danny tetap sebagai laki-laki. Saat Danny dan Karl berinteraksi di dalam * game , one thing lead to another , mereka berdua kemudian meluakukan intercourse di dalam virtual reality fighting game tersebut. Karena rangsangan sentuhan yang sangat nyata membuat Karl dan Danny sebenarnya melakukan hubungan intercourse.

Cross Gender dalam karakter game merupakan hal yang umum terjadi. Chodorow (1995) berpendapat bahwa diri pada dasarnya bersifat relasional, dan dengan demikian peran antarpribadi berbasis gender terkait dengan norma yang bergantung pada konteks sosial. Dengan demikian, identitas gender dapat menyimpang dari perilaku, tetapi keanggotaan dalam klasifikasi sosial laki-laki atau perempuan tidak dapat dihindari, suatu ‘kebutuhan yang dirasakan’ karena ikatan antara perilaku dan klasifikasi sosial.

Menurut kalian, apa yang menyebabkan Karl merubah gendernya di dalam permainan tersebut dan apa yang membuatkan Karl menemukan tiitk kesenangan melakukan intercourse dengan Danny di dalam virtual reality fighting game itu?

138

dari series nya menceritakan bahwa si karl lebih nyaman ketika dia menjadi perempuan walaupun hanya dalam game saja dan menemukan kenyamanan ketika bersama danny daripada dengan player yang lain. menurut saya itu lebih ke seksualitas dunia maya yang terbawa ke dunia nyata karena canggihnya teknologi. maaf kalau kurang karena belum terlalu paham alur ceritanya

Yang menyebabkan karl mengubah karakternya menjadi wanita itu kungkin karena dia nyaman dengan karakter itu, dia ingin mencoba menjadi karakter yang berbeda dari dunia aslinya. Atauu bisa juga sebenarnya kalau dia itu sebenarnya bisex namun baru menyadarinya saat bermain game ini

Menurut saya, karl merasa nyaman dengan dengan sesuatu yg berbeda dengan dirinya yang berstatus laki laki dan merubah menjadi perempuan dalam game tersebut

Menurut saya pribadi, Karl meribah gender saat berada di permainan hanya sebatas ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Namun, saat dia menyadari bahwa ada sesuatu yang berbeda dengan dirinya dalam bentuk perempuan pada permainan tersebut, dia merasakan kesenangan yang berbeda dengan dunia nyata. Ditambah dengan kesenangan saat melakukan intercourse dengan karakter Lance yang memiliki pemain asli sahabatnya sendiri, membuat dia merasakan perubahan pada jati dirinya. Dia merasakan hal yang berbeda yang tidak pernah dia alami saat di dunia nyata. Atau mungkin sebenarnya Karl sendiri dalam dirinya memiliki perasaan gender yang berbeda namun tidak menyadarinya.

Ya mungkin bisa jadi sih karl ga aware dan mindless dimana sebenarnya dia masih seorang pria. Efeknya kalo konversi gender ya menurut saya jelas ga guna sbnrnya. Begitulah kehidupan post-modern barat yg blm sadar2.

menurut saya, karl mungkin ingin merasakan sesuatu yang berbeda dari kehidupan aslinya yang berstatus sebagai laki-laki dan dia memiliki keingin tahuan yang tinggi sehingga dia merubah diri menjadi perempuan dalam game tersebut. Namun hal itu membuat karl nyaman menjadi perempuan, dan membuat dia menjadi seperti gay

Waduh jadi lupa diri ya hehe. Filmnya memperhitungkan aspek homoerotisme dari bermain gim, kualitas pornografi dari kekerasan gim komputer, sifat basis ambigu seksualitas dan gender, dan sacrifice value yang dipertanyakan dalam hubungan menurut review org lain juga. Bahaya yah

Dalam fim ini karl ingin mencoba sesuatu yang baru, mungkin ingin menambah pengalaman kali yaa wkwkwk sembari di game tersebut dia dapat melakukan sesuatu yang tidak bisa ia lakukan/dapatkan jika didunia asli. DIa terlalu nyaman dengan keadaan dia yang skrng sehingga ia masuk jauh terlalu dalam hingga lupa keadaan yang sebenarnya.

Menurut saya karena Karl sendiri ingin seperti mengalami crisis identity, sehingga ia mulai mengeskplor diri dengan merubah gendernya. Kesenangan yang ia dapatkan juga berbeda dengan kehidupan nyata dikesehariannya dan hal itu membuat dia nyaman

Agar dalam game tersebut identitas karl tidak doketahui oleh para pemain lainnya dan dia senang bermain game tersebut sambil melampiaskan kekesalannya terhadap dunia luar.

Menurut saya, yang menyebabkan karl mengubah gendernya yaitu karna Karl ingin melakukan hal yang baru di kehidupan nyatanya dan ini membuat dirinya nyaman dan melakukan intercourse dengan danny membuat Karl merasa ada yang lain dari diri dia.

[quote="Shintanrr, post:1, topic:147869"]
apa yang menyebabkan Karl merubah gendernya di dalam permainan tersebut dan apa yang membuatkan Karl menemukan tiitk kesenangan melakukan intercourse dengan Danny di dalam virtual reality fighting game itu?
[/quote]

Sejujurnya saya masih pusing dengan filmnya, tapi menurut saya scene tentang Karl dan Danny yang melakukan intercouse secara virtual ingin menunjukkan bahwa preferensi seksual tidak ada hubungannya dengan gender. Nah apa bedanya sex dengan gender? sex itu bawaan lahir dan tidak bisa diubah (nature), sedangkan gender itu dibentuk oleh sosial (nurture), dapat berubah, dan setiap budaya memiliki pandangan berbeda.

Yak jadi awalnya coba-coba, tapi lama-lama ketagihan karena udah saling nyaman dan menemukan kepuasan, intinya di virtual world kita bisa escape dari reality. Jadi ketika keduanya lagi di umur dan masa yang membosankan dengan rutinitas dan tidak menemui kepuasan, mereka sama-sama menemukan solusi.

Cross gender umum dilakukan di Roleplay (RP, di Twitter juga banyak), bahkan di awal scene, di club malam sudah disinggung. Tapi dibandingkan membahas cross gender ini, saya malah lebih tertarik menyoroti bagaimana konflik antar pribadi antara Danny dan istrinya bisa diselesaikan dengan komunikasi dan saling terbuka, akhirnya mereka berkompromi (compromise) dan menemukan win win solution.

Notes : Teman-teman sebelum reply budayakan kasih love ke author ya, yuk saling apresiasi.