Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa pertimbangan utama kalian dalam menonton sebuah film?

unsplash_movie|525x350

Mungkin beberapa dari kalian ada yang langganan Netflix. Untuk pecinta film sudah pasti itu hal wajib ya, namun tentu ada alasan lain untuk berlangganan netflix seperti situasi yang sedang pandemi sehingga tidak bisa ke bioskop, pengusir kebosanan, atau mungkin hanya mengikuti tren.

Dalam berlangganan netflix yang notabene media penyedia layanan film, sudah pasti terdapat beribu katalog film didalamnya. Film tersebut dapat berupa film dari berbagai genre, entah itu dokumenter, sci-fi, romance, thriller, sampai ke horror. Film- film tersebut juga berasal dari berbagai negara, diperankan oleh berbagai aktor, dikonsepkan oleh berbagai sutradara, serta berasal dari tulisan / kisah nyata seseorangseseorang yang berbeda beda.

Menurut Youdics sendiri apasih pertimbangan kalian dalam menonton sebuah film? Apakah dari tokohnya yang rupawan? Apa dari ceritanya yang menarik? Atau mungkin dari genre kesukaan kalian? Apa mungkin kalian ada alasan lain?

[details="Sumber gambar"]

[/details]

123

Dulu waktu SMP aku nonton film berdasarkan aktornya sih. Aku dulu hampir download filmnya Keiko Kitagawa karena alasan fanboying aja. Dan ntah kenapa terkadang film terburuknya pun saya masih enjoy aja nontonnya

Menginjak SMA, saya mulai menonton film berdasarkan negara asal. Dulu saya suka banget film dari Taiwan seperti dan alasan sebenarnya gajauh beda sama pas SMP sih, aktrisnya cakep-cakep rata-rata wkwk disamping ceritanya yang bagus dan lucu.

Saat ini, saya cenderung menonton berdasarkan rekomendasi dan apa yang ramai sih. Terkadang saya malas menonton series karena itu membuat saya ketagihan dan lupa waktu. Sebagai contoh saya menonton Friends dan saya bisa habis 10 Seasons hanya dalam 4 bulan. Untuk itu, saya menghindari menonton series dan hanya menonton film yang benar-benar bagus sesuai rekomendasi teman atau mungkin mendapatkan penghargaan sehingga tidak membuang waktu saya dengan menonton film yang tidak worth untuk ditonton.

Karena aku lebih menyukai series ketimbang film, pertimbangan ku untuk menonton film sepertinya lebih ke genre (horror, action, thriller) karena memberikan efek yang menegangkan dan seru di saat yang bersamaan dan itu sangat menyenangkan karena memberikan rasa puas tersendiri, hal lain yang jadi pertimbangan adalah dari rating film tersebut. semakin tinggi rating dan rekomendasi dari film atau series tersebut, aku bakal memilih untuk menonton film atau series tersebut dahulu, lalu mencari film yang lain sesuai dengan mood.

Saya pribadi menonton film/drama untuk refreshing menaikkan mood atau mencari motivasi. Oleh karena itu, saya sangat menyukai film/drama yang inspiratif dan penuh motivasi karena saya merasa efek dari menonton itu sangat besar dalam membangkitkan semangat biasanya sih dari beberapa film layar lebar dan kdrama kebanyakan hehe. Selain itu saya juga sangat menyukai film-film kartun dari Disney, selain sangat cocok untuk refreshing juga pesan yang disampaikan dari film tersebut juga sangat bagus.

Yang pertama, genre. Tentu genre menjadi pertimbangan pertama ketika kita akan menonton sebuha film di bioskop. Kita disuguhkan beberapa film dengan berbagai genre dan tentunya kita akan memilih film dengan genre yang kita sukai. Kemudian, sinopsis cerita. Sinopsis cerita dapat membantu kita mengetahui gambaran kasar dari film yang akan kita tonton sehingga sinopsis juga menjadi pertimbangan ketika akan menentukan pilihan film. Kemudian ada series, nah series ini tentunya penting karena merupakan lanjutan dari film yang sudah kita tonton sebelumnya. Kemudian untuk sutradara, paa pemeran sih tidak terlalu aku perhatikan. Ya memang, sutradara dan para pemeran juga berperan penting dalam kesuksesan sebuah film, tapi aku masih bisa kompromi dengan 2 hal itu.

Aku suka nonton film, tapi sekarang-sekarang ini aku lebih sering untuk nonton series,seperti drama korea. Untuk pertimbangan aku sendiri dalam memilih apa yang mau aku tonton adalah yang ratingnya tinggi, karena biasanya film/ series yang memilikii rating tinggi merupakan film/series yang memiiki kualitas yang baik dan juga seru, selain itu juga adalah sinopsisnya, karena alur cerita yang menarik pastinya bisa menarik para penonton untuk nontonin film/series itu sendiri. Aku sendiri gak terlalu mentingin popularitas aktor atau aktrisnya, karena menurut aku banyak film/seriesnya bagus dan akting para pemainnya juga bagus, tetapi mereka kurang popular.

Saya merupakan orang yang sangat gemar menonton sebuah film, apalagi masa pandemik seperti sekarang ini membuat saya hampir setiap malam selesai beraktivitas lanjut untuk movie marathon. Untuk menjawab pernyataan diatas, dalam pertimbangan utama saya ketika menonton film yang pertama yaitu dari genre nya. Saya biasanya melihat dulu seperti apa genrenya, apakah sesuai dengan mood saya sekarang. Kemudian siapa saja yang menjadi tokoh pemerannya dan melihat film tersebut diproduksi oleh produser apa.

Saya termasuk orang yang tidak terlalu mempertimbangkan aspek dari film sebelum menontonnya. Yang kelihatannya menarik yang dicoba saja untuk ditonton. Tetapi, yang pertama saya lihat biasanya adalah genre film. Setelah mengetahui genre film, genre yang saya hindari tentu saja tidak saya tonton. Kalau ada faktor-faktor lain seperti aktor, review, dan story linenya menarik minat, hal tersebut menambah ketertarikan saya untuk menonton film itu.

Pertimbangan aku sebelum menonton film yaitu melihat dari ceritanya yang menarik dan membuat aku penasaran. Aku selalu membaca sinopsis dan menonton trailer yang mana setelah membaca dan menonton trailer jika setelah melihat beberapa gambaran cerita yang ada dan aku penasaran dengan filmnya sudah pasti aku akan mulai untuk nonton film tersebut. Genre juga menjadi pertimbangan utama aku dalam menentukan film apa yang akan aku nonton. Aku biasanya menyukai genre, seperti romantis, heartfelt, thriller, misterius, horror dan true crime.

Pertimbangan utama saya dalam menonton film itu mengenai genre terlebih dahulu. Ketika film yang saya tonton genrenya saya suka, maka saya akan menontonnya. Biasanya saya akan mencari dulu di google mengenai genre film yang akan saya tonton. Apabila sesuai maka saya kan menonton, apabila saya tidak suka genre nya maka tidak saya tonton. Saya pribadi tidak terlalu suka dengan genre film yang dapat membuat menangis karena nanti saya akan terbawa perasaan selama satu hari itu. Jadi, saya lebih menyukai genre film yang menghibur tentu saja, petualangan, penuh teka-teki, misteri dan berbagai genre film lainnya.

Setelah genre film, saya biasanya mempertimbangkan alur dari film tersebut. Alur yang membuat penasaran akan membuat penonton tertarik, saya pun juga tertarik. Terkadang, ada film yang sesuai dengan genre yang saya suka, tetapi alur film tersebut membosankan dan tidak membuat tertarik. Jadi, malah bosan dan malas untuk menontonnya. Selain itu, saya juga mempertimbangkan aktor dan aktris yang bermain.

PERTIMBANGAN UTAMA SAYA DALAM MENONTON SEBUAH FILM?

gambar|690x415

  • Penonton film bioskop di Indonesia biasanya memilih film yang akan ditonton berdasarkan siapa sutradaranya. Hasil survai menunjukkan, nama sutradara dan popularitasnya menjadi indikator yang sangat penting untuk memilih film. Meski posisi penulis skenario, produser, dan sutradara yang paling berperan dalam pembuatan film, namun sutradara menduduki posisi tertinggi dalam keputusan memilih film. Hal ini karena sutradara akan muncul dalam iklan, publikasi dan pemberitaan.
  • Pemain film juga berpengaruh lho sama keputusan menonton film. Biasanya semakin populer si artis maka keinginan untuk menonton film juga semakin besar. Penonton menganggap nama baik mencerminkan kemampuan akting yang baik pula. Tak heran jika pemain yang berkualitas akan memilih film yang berkualitas pula untuk dibintangi.
  • Buat kalian yang suka baca novel atau nonton serial televisi, pasti bakal seneng banget kalau kedua karya ini diadaptasi jadi film. “Nggak sabar nunggu penayangannya,” kalimat itu pasti bakal terlontar dari mulut kalian. Ternyata , menurut para produsen film, cara mengadaptasi novel atau serial televisi ini dianggap metode aman untuk menentukan diferensiasi produk dibandingkan film sejenis. Hal ini karena mereka yakin ada sekelompok orang yang pasti bersedia menonton film tersebut.