Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana penenganan pada penderita hepatoma?

BE Beny 8 years ago

Hepatoma adalah kanker yang berasal dari sel-sel hati, Bagaimana penanganan pada penderita penyakit ini?

157|690x246

21

Hepatoma adalah salah satu jenis kanker yang berasal dari pertumbuhan sel-sel hati yang tidak normal dan tak terkendali, disebut juga sebagai kanker hepatoseluler. Hepatoma termasuk jenis kanker hati primer artinya kanker ini memang berasal dari sel-sel hati sendiri dan bukan berasal dari penyebaran oleh kanker di organ tubuh lainnya seperti paru, usus, dan lain-lain.

Ada beberapa pengobatan untuk hepatoma, penggunaannya disesuaikan dengan derajat kanker dan juga kondisi pasien secara umum, antara lain:

Radiasi
Terapi ini menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Dua tipe radiasi yang bisa digunakan untuk mengobati hepatoma antara lain:
- Eksternal: Pasien berbaring di meja sementara mesin besar memancarkan radiasi di spot spesifik di dada atau perut pasien.
- Internal: Dokter akan menyuntikkan partikel radioaktif kecil ke pembuluh darah arteri yang mengirim darah ke hati.

Terapi radiasi bisa menyebabkan efek samping meliputi mual, muntah, kelelahan, namun gejala ini akan menghilang ketika pengobatan selesai.

Kemoterapi
Dalam kemoterapi untuk mengobati kanker, dokter akan memberikan obat kanker langsung ke hati pasien. Proses ini disebut kemoembolisasi. Dokter akan meletakkan tabung kecil dan fleksibel yang akan mengantarkan darah ke hati. Tabung ini mengantarkan obat kemo yang dikombinasikan dengan obat lain yang membantu untuk memblok arteri. Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk membunuh tumor dengan membiarkannya kelaparan karena tidak mendapat suplai darah. Hati pasien tetap butuh darah namun melalui pembuluh darah lainnya. Pasien yang mendapatkan kemoterapi tidak perlu dirawat inap di rumah sakit. Kemoterapi bisa menimbulkan efek samping seperti mual dan muntah, hilang nafsu makan, demam dan meriang, sakit kepala dan kelemahan. Obat – obatan bisa mengurangi efek samping ini.

Injeksi alkohol
Terapi ini disebut injeksi etanol perkutaneus. Dalam melakukan tindakan ini, diperlukan ultrasonografi, alat yang menggunakan gelombang suara untuk melihat struktur di tubuh, tujuannya untuk membantu dokter memasukkan jarum menuju ke tumor di hati. Setelah posisinya tepat, kemudian dokter akan menyuntikkan ethanol (alkohol) untuk menghancurkan kanker. Pasien yang menjalani prosedur ini, biasanya diberikan anestesi lokal yang membuat pasien tidak merasa sakit meskipun pasien akan tetap sadar.

Krioablasi dan ablasi radiofrekuensi
Pada krioablasi, dokter akan menghancurkan tumor dengan membekukannya menggunakan probe logam.

Tindakan pembedahan
Pembedahan atau operasi dilakukan untuk mengambil massa tumor dari hati pasien.

Transplantasi hati
Jika dokter tidak bisa memindahkan kanker melalui tindakan hepatektomi parsial (operasi), maka akan menyarankan untuk melakukan transplantasi hati. Tranplantasi hati merupakan tindakan operasi besar (mayor) yang memerlukan beberapa tahapan. Pertama, pasien akan menunggu donornya yang berasal dari seseorang yang telah mati dan memiliki tipe darah yang sama dan ukuran tubuh yang mirip dengan pasien. Karena pasien harus menunggu lama untuk hati barunya, maka dokter akan menyarankan untuk tetap melanjutkan terapi lainnya secara bersamaan. Pasien perlu tinggal di rumah sakit selama 3 minggu setelah pembedahan dan perlu waktu selama 6 bulan hingga 1 tahun untuk kembali ke aktivitas regulernya.

Sumber : Hepatoma - mediskus.com