Diet dash adalah diet terbaik untuk orang hipertensi. Diet DASH membantu Anda memilih makanan sehat dan melakukan tindakan lain untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Penelitian yang disponsori oleh National Institutes of Health (NIH) menunjukkan manfaat diet DASH untuk menurunkan tekanan darah semanjur obat-obatan dokter. Hasil yang ditunjukkan juga cepat. Banyak orang yang menjalani diet DASH mengalami penurunan tekanan darah hanya dalam waktu empat belas hari.
Hal ini terjadi karena diet yang kaya akan mineral, tinggi serat, rendah lemak jenuh dan natrium dapat membantu menurunkan tekanan darah. Banyak nutrisi bermanfaat yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, bersama dengan makanan dan susu rendah lemak yang kurang banyak dikonsumsi orang Indonesia.
Selain itu, Anda akan memiliki banyak keuntungan dari mengikuti diet DASH. Pasalnya, orang-orang yang mengikuti diet rendah lemak jenuh, kaya buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan makanan protein nabati lainnya dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.
Apalagi jika diet yang Anda jalani juga diimbangi dengan berbagai perubahan gaya hidup seperti, rutin berolahraga, berhenti merokok, dan tidak mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan untuk Anda.
Tips memulai diet DASH untuk hipertensi
Biasanya orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi juga mempunyai kondisi medis lainnya, termasuk penyakit jantung. Untungnya, diet DASH juga akan memberikan keuntungan bagi kondisi ini. Karena asupan tinggi serat dan kaya akan vitamin dan mineral, diet ini dapat membantu menurunkan kolesterol, lebih mudah mengontrol gula darah, dan dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker.
Diet DASH menyarankan Anda untuk menyatap beberapa porsi makanan setiap hari dari berbagai macam kelompok makanan. Jumlah porsi makanan yang Anda butuhkan dapat bervariasi, tergantung pada berapa banyak kalori yang Anda butuhkan per hari.
Menjalankan diet DASH mudah, karena Anda dapat melakukan perubahan secara bertahap. Misalnya, mulai membatasi diri untuk tidak mengonsumsi garam lebih dari 1 sendok teh per hari. Kemudian setelah tubuh Anda sudah mulai terbiaasa dengan diet ini, Anda bisa mengurangi lagi asupan garam menjadi 2/3 sendok teh per hari. Jumlah ini mencakup semua asupan garam yang Anda konsumsi sehari-hari, baik itu yang berasal dari makanan kemasan, camilan, masakan yang Anda buat sendiri, dan lain sebagainya.
Selain itu, pastikan Anda selalu menambahkan lebih banyak sayuran dan kacang-kacangan kering pada menu makanan Anda. Tidak hanya itu, jadikan buah-buahan sebagai camilan sehat Anda setiap hari. Yang tidak kalah penting, jangan lupa untuk selalu membaca label makanan setiap kali Anda mengonsumsi makanan kemasan.
Referensi