Menurut (Manuaba, 2010; h, 108) tanda-tanda kehamilan
1. Tanda dugaan kehamilan
Tanda-tanda dugaan adanya kehamilan :
-
Amenorea (terlambat datang bulan). Konsepsi dan nidasi menyebabkan tidak terjadi pembentukan folikel de graaf dan ovulasi. Dengan mengetahui hari pertama haid terakhir dengan perhitungan rumus naegle dapat ditentukan perkiraan persalinan.
-
Mual dan muntah (emese). Pengaruh estrogen dan progesteron menyebabkan pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Mual dan muntah terutama pada pagi hari disebut morning sickness. Dalam batas yang fisiologis, keadaan ini dapat diatasi. Akibat mual dan muntah, nafsu makan berkurang.
-
Ngidam, wanita hamil sering menginginkan makanan tertentu, keinginan yang demikian disebut ngidam.
-
Sinkope atau pingsan. Terjadi ganggan sirkulasi ke daerah kepala menyebabkan iskemi susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkop atau pingsan. Keadaan ini menghilang setelah usia kehamilan 16 minggu.
-
Payudara tegang. Pengeluaran estrogen-progesteron dan somatomamotrofin menimbulkan deposit lemak, air, dan garam pada payudara. Payudara membesar dan tegang. Ujung saraf tertekan menyebabkan rasa sakit teruratam pada hamil pertama.
-
Sering buang air kecil. Deskan rahim ke depan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil. Pada triwulan kedua gejala ini sudah menghilang.
-
Konstipasi atau obstipasi. Pegaruh progesteron dapat menghambat peristaltik usus, menyebabkan kesulitan untuk buang air besar.
-
Pigmentasi kulit. Keluarnya melanophore stimulating hormone hipofisis anterior menyebabkan pigmentasi kulit disekitar pipi (kloasma gravidarum), pada dinding perut (striae lividae, striae nigra, linea alba makin hitam), dan sekitar payudara (hiperpigmentasi areola mamae, puting susu makin menonjol, kelenjar montgomery menonjol, pembuluh darah menifes sekitar payudara), disekitar pipi (kloasma gravidarum).
-
Epulis. Hipertropi gusi yang disebut epulis dapat terjadi bila hamil.
-
Varices atau penampakan pembuluh darah vena. Karena pengaruh dari estrogen dan progesteron terjadi penampakan pembuluh darah vena terutama bagi mereka yang mempunyai bakat. Penampakan pembuluh darah itu terjadi di sekitar genitalia eksternal, kaki dan betis, dan payudara. Penampakan pembuluh darah ini dapat menghilang setelah persalinan.
2. Tanda tidak pasti kehamilan
Tanda tidak pasti kehamilan ditentukan oleh :
-
Rahim membesar sesuai dengan tuanya hamil
Pada pemeriksaan dalam dijumpai tanda heger, tanda chadwicks, tanda piscaseck, kontraksi braxton hicks dan teraba ballottement.
-
Tanda chadwick adalah perubahan warna menjadi kebiruan atau keunguaan pada vulva, vagina dan serviks.
-
Tanda goodell adalah perubahan konsisteni (yang dianalogikan dengan konsistensi bibir) serviks dianalogikan dengan konsistensi kenyal (dianalogikan dengan ujung hidung) pada saat tidak hamil.
-
Tanda heger adalah penularan dan kompresibilitas ismus serviks sehingga ujing-ujung jari seakan dapat ditemukan apabila imus ditekan dari arah yang berlawanan.
-
Tanda piskacek adalah pembesaran asimetris dan penonjolan salah satu kornu.
-
Kontaksi Braxton Hicks, terjadi akibat peregangan miometrium yang disebabkan oleh terjadinya pembesaran uterus.
-
Ballottement yaitu fenomena bandul atau pantulan balik.
-
Pemeriksaan tes biologis kehamilan positif
3. Tanda pasti kehamilan
Tanda pasti kehamilan dapat ditentukan melalui :
-
Gerakan janin dalam rahim.
-
Terlihat/teraba gerakan janin dan teraba bagian-bagian janin.
-
Denyut jantung janin. Didengar dengan stetoskop leanec, alat kardiotografi, alat doopler. Dilihat dengan ultrasonografi. Pemeriksaan dengan alat canggih yaitu rontgen untuk melihat kerangka janin, ultrasonografi.