Makanan berbahaya bagi ibu hamil
Selama dalam masa kehamilan, ibu yang sedang mengandung dianjurkan untuk menghindari atau bahkan tidak mengonsumsi sama sekali minuman dan makanan berbahaya seperti berikut:
Makanan laut
Hindari mengonsumsi makanan berbahaya seperti ikan tilefish, makerel, todak, bluefish, striped bass, tuna, marlin, hiu, dan beberapa jenis ikan lainnya. Ikan-ikan tersebut mengandung tingkat merkuri yang lebih tinggi dari ikan lainnya. Untungnya, ibu hamil masih diperbolehkan makan ikan lain dengan kadar merkuri rendah seperti lele, nila, sarden, pollock, udang, dan salmon. Tentu saja takarannya dibatasi hingga sebanyak 340 gram per minggu. Dan ingat untuk selalu memasak hidangan laut terlebih dahulu dan hindari mengonsumsi sushi, sashimi, dan makanan laut mentah lainnya.
Daging mentah
Semua daging harus dimasak hingga matang agar terhindar dari kontaminasi dan keracunan makanan akibat salmonella, campylobacter, E.coli, parasit, dan berbagai infeksi lainnya.
Telur mentah
Telur yang mentah dan tidak dimasak hingga matang bisa menyebabkan keracunan makanan akibat bakteri salmonella. Ketika memasak telur, pastikan putih dan kuning telur matang hingga rata.
Beberapa jenis keju
Keju dengan tekstur lembut seperti brie, camembert, keju biru, gorgonzola, dan roquefort cenderung lebih lembap, hingga membuat bakteri listeria bisa tumbuh dan berkembang. Namun keju dengan tekstur keras masih bisa dikonsumsi, misalnya keju parmesan, cheddar, atau stilton. Begitu pun dengan keju bertekstur lembut yang terbuat dari susu yang sudah dipasteurisasi seperti keju halloumi, ricotta, paneer, mozzarella, dan cottage.
Hati
Hati dan makanan yang mengandung hati kemungkinan mengandung terlalu banyak vitamin A yang justru dapat berbahaya bagi bayi.
Susu yang tidak dipasteurisasi
Ibu hamil disarankan hanya minum susu yang sudah dipasteurisasi alias susu UHT. Apabila ibu lebih suka susu mentah, rebuslah terlebih dahulu.
Sumber : Makanan berbahaya untuk ibu hamil