Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Transplantasi ginjal adalah prosedur operasi untuk memindahkan ginjal yang sehat dari satu orang (donor) ke tubuh orang lain yang memiliki masalah ginjal.

Prosedur ini menjadi pilihan lain bagi penderita penyakit ginjal selain dialisis. Transplantasi biasanya menjadi penanganan yang lebih dipilih karena prosedur ini termasuk lebih nyaman dilakukan dibandingkan harus selalu cuci darah seumur hidup.

Terdapat beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk melakukan transplantasi. Misal kondisimu harus cukup optimal untuk melewati proses operasi, bebas kanker dan infeksi, serta telah berhasil melewati tes dan evaluasi kesiapan menerima ginjal baru.

Sebab, sebelum operasi dilakukan, dokter perlu melihat kecocokan donor ginjal dengan tipe jaringan dan darahmu. Hal ini penting untuk memastikan tubuh tidak menolak organ baru. Ada 2 tipe donor yang mungkin bisa kamu dapatkan, yaitu:

Donor dari orang yang masih hidup, seperti anggota keluarga, teman, atau siapapun yang bersedia menjadi pendonor.
Donor dari orang yang baru saja meninggal.
Prosedur akan dilakukan dengan memindahkan ginjal baru di bawah abdomen. Kemudian, pembuluh darah dan ureter dari ginjal baru akan dihubungkan dengan tubuhmu. Sehingga, ginjal akan mampu bekerja seperti ginjal sehat pada umumnya. Biasanya, ginjal sehat tersebut akan segera berfungsi ketika transplantasi berhasil.

Meski menjanjikan, prosedur ini tetep mempunyai risiko, terutama bagi orang dengan kondisi khusus seperti usia tua, dementia, sakit jantung, gangguan mental, atau lainnya.

https://www.dokterbabe.com/artikel/transplantasi-ginjal/