Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana terapi dan gejala pada Paralysis pharingis?

MI Miska Nourma 8 years ago

Kelumpuhan tekak ditandai dengan hipersalivasi semu dan berkurangnya atau hilangnya kemampuan menelan dari penderita. Tergantung dari tingkatannya, kelumpuhan dapat berupa sebagai paresis atau paralisis. Bagaimana terapi dan gejala pada Paralysis pharingis?

Dogs-Hypersalivation|500x333

19

pharynx|450x385

Gejala-gejala
Meskipun penderita merasa lapar dan berhasil mengambil makanan, namun tidak berhasil untuk menelannya. Makanan akan tinggal di dalam rongga mulut atau dikeluarkan lagi. Air liur yang dihasilkan dalam jumlah yang cukup tidak ditelan hingga tampak adanya pseudoptialismus. Akibat tidak cukupnya makanan dan air yang dapat diserap, dalam waktu singkat penderita kehilangan berat badannya serta mengalami dehidrasi.

Pada kelumpuhan tekak sebagai akibat penyakit primer, gejala klinis penyakit primer akan tampak menonjol. Pada kelumpuhan yang bersifat primer, selain ketidaksanggupan penderita dalam menelan makanan, pseudotialismus, dan kekurusan, gejala gejala lain tidak ditemukan.

Terapi
Biasanya tidak membawa hasil. Pengobatan secara lokal dengan salep-salep perangsang (rubifasciensia) dapat dicoba. Juga pemberian makanan dengan sonde kerongkongan mungkin berguna sekedar untuk memperpanjang umur. Tergantung pada pertimbangan setempat mungkin lebih baik apabila penderita dipotong saja.

Referensi: Subronto. 1985. Ilmu Penyakit Ternak I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.