Francis Bacon seorang tokoh renesaince di eropa, pernah berkata ‘Jika ingin menguasai dunia maka kuasailah ilmu’. Tokoh ini, berani mengeluarkan pernyataan ini, tidak bisa dilepaskan dari latar belkang sejarah pada saat itu. Eropa sebelum itu, adalah eropa yang berada dalam lilitan kegelapan dimana kebebasan berpikir untuk menemukan pengetahuan sangat dikekang. Bahkan ketika pengetahuan baru ditemukan maka tidak akan di akui bahkan penemunya (pemikirnya) akan di bunuh oleh otoritas geraja jika bertentangan dengan kepentingan mereka.
Pasca itu, gerakan renasaince (pencerahan) pun digulirkan. Kebebasan berpikir mulai digalakan dan perkembangan ilmu pengetahuan pun semakin pesat. Tekhnologi mulai ditemukan sehingga aktivitas manusia terbantukan olehnya disemua bidang terutama dibidang ekonomi dan militer.
Mungkinkah luar angkasa dapat dijangkau, jika tidak tahu cara untuk sampai kesana? Termasuk bagaiamana bisa bertahan hidup di sana dalam jangka waktu tertentu? Tentunya ini tidak bisa dilepaskan dari peran ilmu pengetahuan. Bahkan untuk mengeksploitasi dan menjajah sesama manusiapun memerlukan ilmu pengetahuan.
Inilah contoh bagaimana dunia dikuasai oleh ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, Ilmu pengetahuan harus menjadi amunisi strategis untuk menaklukan dunia. Ilmu pengetahuan dapat menciptakan amunisi senjara militer, senjata sampai ke luar angakasa, senjata ekonomi, senjata politik, senjata budaya dan semuanya. Sehingga tantangan apapun akan mudah dilawan jika ilmu pengetahuan kita kuasai maka kebahagiaanpun akan didapatkan.