Quotes tersebut mengajarkan kita untuk berpikiran terbuka. Berpikir terbuka berarti membuka pikiran terhadap kemungkinan bahwa suatu ide, pandangan, data, teori, dan kesimpulan bisa benar atau salah. Jika seseorang tidak dapat menerima kemungkinan bahwa suatu ide, pandangan, argumen, data, teori, dan kesimpulan salah, maka orang itu dapat dikatakan sebagai orang yang berpikir tertutup. Seorang yang berpikir terbuka tidak akan menerima dan mempercayai suatu jika suatu ide, pandangan, argumen, data, teori, dan kesimpulan tidak didukung oleh berbagai bukti relevan dan argumen yang didasarkan pada akal sehat. Dengan berpikir terbuka, anda bisa membuka peluang bagi diri anda dan orang lain.