Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kisah "Lesson Of Hastening The Judgement"

LI Lintang Han 9 years ago

jag47-3|690x246

Seorang Ayah dan putrinya sedang bermain di taman. Putrinya melihat seorang penjual apel. Dia meminta ayahnya membelikannya sebuah apel. Sang ayah tidak membawa banyak uang, tapi cukup untuk membeli dua apel.

Jadi, dia membeli dua buah apel dan memberikan putrinya.

Putrinya memegang satu apel di kedua tangannya. Lalu sang ayah bertanya apakah dia bisa berbagi satu apel dengannya. Setelah mendengar ini, putrinya dengan cepat menggigit satu apel. Dan sebelum ayahnya berbicara lagi, dia juga menggigit apel kedua.

Sang ayah terkejut. Dia bertanya-tanya apa kesalahan yang dia lakukan untuk membesarkan putrinya sehingga dia bertindak sedemikian serakah. Pikirannya kalut, mungkin dia hanya terlalu banyak berpikir, putrinya terlalu muda untuk mengerti tentang berbagi dan memberi. Senyuman telah menghilang dari wajahnya.

Dan tiba-tiba putrinya dengan sebuah apel di satu tangannya berkata, "Ayah memiliki yang satu ini, yang ini sangat manis dan paling banyak airnya". Ayahnya terdiam. Dia merasa tidak enak mencapai keputusan begitu cepat tentang putrinya. Tapi, senyumannya kembali sekarang karena tahu mengapa putrinya dengan cepat menggigit setiap apel.

Apa pendapat Anda tentang cerita ini? Pesan moral apa yang dapat diambil dari cuplikan kisah ini?

Sumber:
http://www.pravsworld.com/lesson-of-hastening-the-judgement/

19

Pesan mor dari cerita tersebut adalah kita tidak boleh asal menilai orang dari hal kecil seperti itu. Bisa saja orang seperti itu dengan tujuan baik. Selain itu, kita juga tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan.