Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kisah jual-beli Abu Hanifah dengan seorang wanita

TE tegar y 9 years ago

Nu'man bin Tsabit bin Zuta bin Mahan at-Taymi atau lebih dikenal dengan sebutan Abu Hanifah suatu hari kedatangan seorang perempuan yang membawa pakaian sutra di tangannya. Perempuan ini berniat menjual kain mewah tersebut kepadanya.

"Berapa harganya," tanya Imam Abu Hanifah.

"Seratus dirham."

"Tidak. Nilai barang ini lebih dari seratus dirham."

arabian_market_final_by_21_secrets-dauxyun|300x128

Keruan saja si perempuan heran. Lazimnya pembeli selalu menawar barang dagangan dengan harga lebih murah. Tapi yang dilakukan ulama besar itu aneh.Perempuan itu pun melipatgandaan harganya menjadi empat ratus dirham.

"Bagaimana bila barang itu lebih mahal lagi?"

"Anda bercanda?" Tanya perempuan tersebut tercengang.

"Datangkanlah seseorang untuk menaksir harganya!"

Ya. Perempuan itu akhirnya menghadirkan seorang laki-laki. Kata si laki-laki, "Pakaian sutra ini seharga lima ratus dirham."

Imam Abu Hanifah lantas membayarnya kontan dengan harga lima ratus dirham.Ia paham, perempuan tersebut menjual sutra itu karena sedang sangat membutuhkan uang.

Apa yang dilakukan Imam Abu Hanifah adalah di luar logika umum tentang untung-rugi dalam sudut pandang materi.

Dari kisah di atas dapat kita ambil pesan moral jika membeli sesuatu tak harus selalu berpikir bahwa kita mesti mendapat barang sebagus-bagusnya dengan harga semurah-murahnya.Apalagi bila si pembeli tahu, penjual barang adalah orang yang membutuhkan pertolongan. Artinya, membeli juga bisa berarti membantu.

apakah anda sudah pernah menolong orang dengan cara yang serupa?

sumber:

http://www.kisahinspirasi.com/2017/10/transaksi-aneh-jual-beli-abu-hanifah.html

18

Memang kita saat berdagang, atau saat melakukan sesuatu pasti melihat untung ruginya, apa manfaat bagi kita dan apa kerugian yang mungkin bisa diminimalisir. Tapi alangkah baiknya untuk mengesampingkan hal tersebut jika kita akan melakukan urusan yang berhubungan dengan orang yang membutuhkan.Janganlah jadi egois.