
Setiap manusia pasti memiliki versi masa sulitnya masing-masing. Bahkan tidak sedikit orang yang sudah kebal menghadapi masa-masa "sulit". Ketika terpuruk, kita akan menghadapi rasa sakit, cemas, takut, marah dan membuat atmosfer di sekitar kita juga merasakan sedikit perasaan itu.
Dulu, aku pernah mengalami masa terpuruk ketika hendak memasuki dunia perkuliahan. Aku sempat ditolak beberapa universitas, sebelum akhirnya mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggiku yang sekarang. Bagi sebagian orang, masa sulit yang pernah aku hadapi masih tergolong "receh", tetapi tidak untukku. Sebab, aku memikul "beban" moral tersendiri, jika aku gagal, maka akan mengecewakan banyak orang yang sudah berharap aku berhasil, karena menganggap aku anak pandai selama ini, maka menurut merka semuanya akan terasa mudah bagiku.
Marah. Kecewa. Malu. Sedih. Tentu itu yang selalu aku rasakan berhari-hari. Saking malunya, sampai-sampai aku selalu menghindari pertemuan dengan orang lain. Sampai pada akhirnya, aku hanya bisa menerima diriku bahwa aku telah gagal kala itu. Kemudian memperbaiki apa yang menurutku "salah" selama ini. Ibaratnya, aku menemukan "nilai penting" apa dibalik kegagalanku ini. Hal tersebut membuatku lebih tenang dan berpikir jernih harus berbuat apa dan bagaimana caranya untuk bangkit. Ibarat beli bensin di SPBU: "Dear my self, kita mulai dari NOL, ya!"
Setiap orang pasti memiliki cara juangnya masing-masing untuk bangkit, melanjutkan hidup dan menjadi pribadi yang lebih dewasa. Aku yakin bahwa setiap orang membutuhkan masalah yang nantinya akan membantu mereka mencapai kesuksesan mereka.
Sekarang giliran kamu! Bagaimana caramu bangkit dari keterpurukan?