Di zaman seperti ini orang-orang mulai berlomba menyampaikan opininya, masyarakat ramai-ramai ikut kelas sana sini untuk berlatih public speaking, dan memang semua orang berhak untuk berbicara dan berpendapat.
Tidak ada salahnya untuk belajar komunikasi, karena tak bisa dipungkiri bahwa belajar komunikasi juga penting. Tapi apa kita sadar seringkali kita lupa, bahwa kebanyakan berbicara justru membuat kita lupa untuk mendengar?
memang tidak ada salahnya berbicara, tapi kalau sudah kebanyakan berbicara hati-hati ya temen-temen hehe karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
menurutku dengan menjadi pendengar yang baik, kita sudah meningkatkan diri ini di level yang berbeda dengan orang lain. Tidak semua orang bisa mendengar, disaat kebanyakan orang hanya ingin membuka mulut tanpa membuka telinga.
kita tahu bahwa dengan menjadi pendengar yang baik, kita bisa belajar lebih banyak. Belajar dari perspektif orang lain, dan belajar untuk memahami orang lain. Dengan belajar itulah kemampuan diri bisa berkembang pesat.
Bahkan mendengar tidak hanya untuk orang lain tetapi untuk diri sendiri juga tidak kalah penting. Mendengarkan kata hati bisa membuat diri kita lebih nyaman dan mudah untuk berkembang.
kuncinya adalah berbicara cukup boleh, mendengar cukup juga boleh. tidak melulu kita diam untuk mendengar tapi sesekali ada waktunya kita berbicara, begitupun sebaliknya.
Jadi kita harus menyeimbangkan antara mendengar dengan berbicara, karena segala sesuatu yg berlebihan itu tidak baik.
Kalau teman-teman lebih senang berbicara atau mendengar nih?
Apa benar menjadi pendengar yg baik bisa meningkatkan diri kita?
yuk diskusi! jangan simpan idemu hanya dalam kepalamu yaa, apapun idemu bisa berpengaruh untuk orang lain loh :star_struck: