[quote="dinarizki, post:2, topic:163384"]
karena marketnya sudah terbentuk. Baik alfamart atau Indomaret tinggal adu kualitas, harga, inovasi sama pelayanan saja. Ibaratnya, mereka ngga start from zero lagi.
[/quote]
Betul sekali yang dikatakan kak @dinarizki salah satunya untuk mengehemat riset supaya gak mulai dari nol.
Mungkin kalau yang bisa saya tambahkan ialah untuk memperluas target pasar seluas-luasnya. Misal lokasi A terdapat gerai Indomart, kemudian lokasi B terdapat gerai Alfamart. Artinya masing-masing memiliki target pasar masing-masing.
Tapi bagaimana jika Indomart memiliki gerai di lokasi A dan lokasi B ? Indomart menjadi memiliki 2 target pasar lokasi kan ? walaupun lokasi B sudah terdapat alfamart, tapi "terdapat kemungkinan" bahwa costumer lokasi B akan berbelanja di Indomart. Yang akhirnya akan menjadi Power of Buyer dimana keputusan ada di tangan konsumen. Konsumen akan menimbang nimbang sendiri harga antara Indomaret atau Alfamart lalu memutuskan akan membeli di gerai mana.
Yang menjadikan bisnis tersebut memiliki tingkat kompetisi yang tinggi antar perusahaan dan kompetitor. Apabila sudah terjadi persaingan, perusahaan akan menciptakan inovasi agar produknya tidak kalah saing.
Dikutip dari Oke Finance (2021) "Jadi, persaingan itu justru membentuk dan meningkatkan permintaan, menguatkan pasar. Kalau dia main sendiri, pasarnya itu gak besar-besar. Market akan besar jika dinamis, bagusnya persaingan itu membawa konsumen untuk beli, kalau monopoli justru mematikan demand,"
[details="Referensi"]
https://economy.okezone.com/read/2021/10/24/320/2490723/kok-indomaret-alfamart-selalu-berdekatan-simak-4-fakta-mengejutkannya-di-sini
[/details]