Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana manajemen perusahaan Nestle?

BL bluedragon 9 years ago

S_7539103546913|690x239

Nestle adalah sebuah perusahaan multiinternasional di Vevey, Swiss yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman. Didirikan pada tahun 1868 oleh Hendry Nestle.

Bagaimana manajemen perusahaan Nestle?

21

Nestlé adalah sebuah perusahaan multinasional di Vevey, Swiss yang bergerak dalam bidang makanan. Didirikan pada tahun 1867 oleh Henri Nestlé. Perusahaan ini menghasilkan makanan dan minuman seperti makanan bayi, susu, kopi, cokelat, dan lain-lain. Perusahaan ini masuk dalam bursa saham SWX Swiss Exchange. Pada tahun 1842. Henry Nestle membeli salah satu industri yang paling progresif dan lincah pada region itu pada masa tersebut.. ia juga terlibat dalam memproduksi minyak kacang (digunakan sebagai bahan baker lampu minyak), minuman keras, rum, dan cuka. Ia juga mulai mempruduksi dan menjual air mineral bergas dan lemonande, meskipun pada tahun-tahun krisis dari 1845 dan 1847 Nestle menghentikan produksi air mineralnya.

Nestle mulai tumbuh dan berkembang menjadi sebuah perusahaan makanan terbesar di dunia, serta perusahaan makanan dan minuman yang telah di percaya oleh banyak orang di seluruh dunia secara turun temurun hingga sekarang. Perusahaan Nestle tersebar di seluruh mancanegara, Nestlé berkomitmen untuk tetap mengembangkan produk-produk melalui inovasi dan renovasi demi memuaskan kebutuhan konsumennya di seluruh dunia.

Visi dan Misi Nestle
Nestle mencoba memberikan dan memfasilitasi yang terbaik untuk kehidupan masyarakat melalui cara hidup mereka di dunia dengan memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan solusi Nestle memberikan kontribusi pada kualitas kehidupan yang lebih baik.
Nestle selalu memperhatikan lingkungan sekitar dengan cara menciptakan lingkungan sehat bagi semua orang di seluruh dunia, pihak Nestle merealisasikan keinginan nya untuk memberikan dan menciptakan lingkungan yang sehat untuk semua orang di seluruh dunia dengan mengadakan kerjasama dengan para ahli untuk memberikan dan mengantisipasi masalah-masalah tentang lingkungan sehat bagi seluruh dunia.

Kinerja Perusahaan
Di pasar dunia sekarang Nestle menunjukkan grafik yang sangat menanjak dari tahun ke tahun, hal ini terbukti dengan sudah banyak nya pabrik-pabrik yang berdiri di hampir seluruh dunia. Nestle selalu memberikan sesuatu yang baru setiap waktu ke waktu, Nestle juga menghadirkan produk-produk yang baru dengan berbagai bentuk kemasan yang baru sehingga harga dari produk Nestle dapat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat luas di seluruh dunia. Selain kegiatan-kegiatan yang bersifat komersial Nestle pun mengadakan kegiatan-kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada yayasan-yayasan soial di seluruh dunia.

Kualifikasi produk
Beberapa contoh dari Produk Nestle adalah sebagai berikut : Nestle meluncurkan produk andalan nya berupa sereal sarapan untuk anak. Keunikan produk tersebut didasari pada temuan pusat riset dan Pengembangan Nestle di Swiss yang baru-baru ini berhasil menerapkan teknologi untuk memproses gandum. Hasilnya lebih kaya nutrisi tanpa mengurangi kelezatan dan teksturnya.

Nestle juga meluncurkan makanan bayi yaitu nasi beras merah dan susu nestle beras merah, serta makanan bayi dengan banyak pilihan rasa.

Susu Bear Brand terbuat dari susu sapi segar yang disterilkan dan dikemas dalam bentuk kaleng dengan berta bersih 195 gr.

Nestle juga memproduksi susu untuk anak-anak yang beraneka rasa. yang membuat anak-anak suka untuk minum susu.karena didalamnya tedapat beberbagi macam vitamin.

Nestle juga memproduksi coklat yang enak-enak, dan tanpa bahan pengawet serta tanpa pemanis buatan dan tidak ada campuran bahan-bahan kimia.

Beberapa merek produk Nestlé yang dipasarkan di Indonesia antara lain : susu bubuk Nestlé Dancow, kopi instant Nescafé, Nestlé Milo, Nestlé Bubur Bayi, Kit Kat, Polo, dan lain-lain.

Jaringan Internasional
Nestle adalah bentuk usaha Joint Venture dengan menggunakan bentuk usaha ini Nestle mempunyai keuntungan yaitu perusahaan dapat mengambil manfaat dari mitra lokalnya mengenai pengetahuan tentang kondisi persaingan, budaya, bahasa, sistem politik dan sistem bisnis di negara dimana perusahaan akan didirikan. Ketika perkembangan biaya dan atau risiko pembukaan pasar luar negeri tinggi, suatu perusahaan dapat mengambil keuntungan dengan cara berbagi biaya dan atau risiko ini dengan mitra local, Sehingga Nestle dapat berkembang dengan cepat dan terjalin hubungan yang kuat.

Prospek Pengembangan Pasar Internasional
Pada era globalisasi perdagangan dewasa ini, kondisi persaingan semakin ketat dimana masing-masing negara saling membuka pasarnya. Pengembangan produk Nestle selau melakukan pengembangan produk dengan memperhatikan selera konsumen agar dapat di terima dan bersaing di pasar internasional.
Dampak krisis keuangan dunia dianalisa tidak akan berpengaruh terhadap konsumsi produk Nestle mengingat kecilnya sharing pengeluaran rumah tangga. Selama supply produk-produk Nestle tetap terjamin dengan harga yang masih reasanable, maka kemungkinan Pengembangan industri pengolahan produk Nestle akan tetap menarik dan pengaruh krisis financial global tidaklah signifikan.

Nestle merupakan produsen makanan terkemuka di dunia yang tiap tahun ny kurang lebih memasok lebih dari 10 juta produk makanan ke pasaran. Slogan Nestle yang berbunyi "Good Food, Good Life" melambangkan Nestle sebagai perusahaan makanan menjaga makanan nya agar tidak hanya enak, gizi yang dikandung dalam produksi Nestle ini mencukupi untuk kesehatan demi mewujudkan hidup yang lebih baik.

Strategi yang digunakan oleh Nestle agar tetap bertahan sampai sekarang adalah Nestle memberikan hak penuh pada masing-masing perusahaan di negara target pasarnya, namun tetap dikelola oleh pusatny menggunakan sistem informasi agar tetap terkoordinasi satu sama lain.

Untuk strategi tiap negara biasanya terbagi menjadi 2 yaitu :

  1. Analisis Lingkungan Eksternal.
    Adapun lingkungan Eksternal terbagi 2 yaitu Makro dan Mikro. Untuk Makro terbagi menjadi Teknologi, Regulasi Pemerintahan, Kebudayaan, dan Demografi. Untuk lingkungan Mikro Nestle memperhatikan Persaingan antar industri, produk sejenis, calon pembeli, dan Produk pengganti.

  2. Analisis Lingkungan Internal
    Untuk lingkungan Internal Nestle memperhatikan Penjualan, Pemasaran, Keuangan, SDM, dan Penelitian serta pengembangan produknya. Analisis tersebut digunakan untuk bersaing dengan produk lain yang mungkin sejenis pada suatu negara, agar Nestle tetap bisa mempertahankan penjualan produknya.

Nestle adalah salah satu perusahan makanan didunia dimana sudah beroperasi kurang lebih 150 tahun. Nestle sudah memiliki lebih dari 2.000 merek atau produk yang berbeda dari berbagai penjuru dunia, seperti Nescafe, Kit Kat, Milo dengan omset tahunan yang lebih dari satu miliar franc swiss. Menurut Ivan Blace, Media & Digital Team Lead dari Nestle Adriatic, creativitas dan disiplin adalah kunci sukses Nestle dalam melakukan branding sehingga bisa menjadi salah satu perusahan terbesar didunia saat ini.

Arsitektur Nestle dalam membangun brand yang kuat adalah Brand Building the Nestlé Way (BBNW). Arsitektur ini terdiri dari enam pilar dan merupakan landasan strategis untuk keseluruhan komunikasi digitalnya. Pada prinsip ini sebuah brand atau produk dan inovasi dari nestle akan disusun dengan sejumlah tools yang dapat mengkonfirmasi value atau value baru yang ditambahkan.

Hal pertama yang dilakukan dalam membangun branding yang kuat ini, nestle pasti melakukan pendekatan dan pengenalan terhadao customer nya, apa latar belakang dari customer, apa pekerjaan mereka dan bagaimana mereka menjalaninya dan apa yang mereka butuhkan. Dari informasi-informasi ini, pandangan dan esensi terhadap sebuah brand dapat diciptakan.

Referensi

Netsle merupakan produsen makanan terkemuka di dunia yang memasok lebih dari 10 juta produk makanan ke pasaran setiap tahunnya seperti air mineral yang memiliki slogan

Good Food, Good Life

Untuk melakukan persaingan pasar dunia, neslte haruslah melakukan beberapa analisa produknya sendiri dengan melakukan penelitian dan survey dengan akurat, analisa tersebut meliputi SWOT.

  1. Strenght
    Nestle secara kooperatif adalah produsen brand makanan terbesar dan terbaik, Dengan kualitas yang tinggi. Selama bertahun-ahun nestle tetap mempertahankan kualitas produknya dalam menghadapi kompetitor lain namun tetap menjaga keseimbangan dalam berbisnis.
    Dengan keunggulan nestle selama 50 tahun menjadi brand makanan terbaik dan menjadi brand minded bagi konsumen, ketika konsumen menikmati produk nestle, maka strapline "Have a Break Have a Nestle".
    Dan dengan portofolio produk termasuk di dalamnya 8 dari 30 penjualan brand konvektori sangatlah penting bahwa objek pemasaran pada setiap produk haruslah kompatible pada seluruh objek perusahaan.

  2. Weaknes
    Pada tahun 1999 promosi nestle mengalami penurunan, dari data yang didapat dari lapangan diketahui bahwa pada masa itu remaja kurang menyukai nestle dan lebih menyukai brand lain yang menurut mereka lebih cocok akan jiwa muda mereka. Dan untuk mengatasi hal ini, netsle memutuskan untuk meluncurkan produk yang berjiwa muda. Dan produk ini setelah diluncurkan membeikan peningkatan yang sangat signifikan yang membuatnya menjadi jajaran chocolate crispy terbaik.

  3. Opportunities
    Perubahan selera yang terjadi pada pelanggan menjadi salah satu peluang bagi nestle untuk membuat varian produk baru bagi konsumennya. Survey lapangan merupakan cara yang paling baik untuk mengatahui perubahan yang terjadi.
  4. Threat
    Ancaman yang di hadapi netsle yaitu datang dari Danone yang menyamai brand ini dengan nama Cit Cat. ini menjadi kelengahan bagi nestle dan ancaman reputasi nestle. Kondisi ini mengganggu karena brand ini yang memakai duluan adalah nestle, hal ini hingga membuat nestle melakukan pengajuan banding ke Dirjen HAKI ke direktorat mereknya. Ancaman-ancaman seperti ini yang dapat mempengaruhi usaha yang berusaha menyamakan brand membuat konsumen terpengaruhi dan menjadikan kompetitor tidak sehat. Dari hal ini, dalam menghadapi tantangan perlu dilakukannya orientasi ulang kenapa produk nestle bisa namanya yang hampir sama, yang ini tentunya karena kesuksesan nestle sehingga kompetitor berusaha untuk menyainginya.

Referensi 1
Referensi 2

Nestle perusahaan yang sangat besar, sudah banyak yang tau apa itu nestle dan produk-produk yang sudah di hasilkan seperti milo, batita, stars, dan masih banyak lagi. Lalu yang saya ingin bahas adalah dari sisi bagaimana nestle mengelola manajemen resikonya.

Manajemen Resiko Pada Perusahaan Nestle
Perusahaan nestle sudah menetapkan sebuah kerangka kerja tata kelola perusahaan yang mengatur hubungan antara perseroan dengan pemegang saham serta para pemangku kepentingan lainnya, dan hubungan antara rapat umum pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.

Kerangka kerja itu mencangkup salah satunnya yaitu mengatur aset dan risiko guna mendukung kesehatan keuangan dan pencapaian tujuan, kerangka kerja itu didukung oleh berbagai panduan dan sistem kontrol termasuk sistem kontrol internal, sistem manajemen risiko, audit internal, Code of Bussines Principles ( CoBP ), Anggaran dasar perseroan, dan masih banyak lagi.

Jenis-Jenis Resiko
Berikut merupakan beberapa risiko yang relavan dengan bisnis
1. Keungan
2. Pilihan Brand
3. Ekonomi Eksternal
4. Aspek hukum dan peraturan
5. Hubungan Industri
6. Karyawan dan talenta
7. Sistem dan Informasi
8. Produk yang Aman dan Berkualitas Tinggi

Sistem Manajemen Risiko
Direksi memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang dihadapi Perseroan dan memastikan bahwa risiko-risiko itu dikelola secara efektif, secara umum langkah yang diambil adalah

[details="Diagram Sistem Manajemen Risiko"]
Risk-management-990_tcm1310-482505_w940|690x447
[/details]

Referensi 1

Nestlé merupakan produsen makanan terkemuka di dunia yang memasok lebih dari 10 juta produk makanan ke pasaran setiap tahunnya seperti air mineral, kopi, produk susu, makanan bayi, dan lain-lain. “Good Food, Good Life‟ merupakan slogan Nestlé yang menggambarkan komitmen Nestlé sebagai produsen makanan yang peduli akan kesehatan umat manusia dengan menghasilkan makanan yang sehat, bermutu, aman, berkualitas, bergizi, dan menyenangkan untuk dikonsumsi demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Langkah Nestle semakin berkembang pesat. Banyak perusahaan besar yang berhasil diakuisisi oleh Nestle. Pada tahun 2005, Nestle membeli perusahaan Delta Ice Cream asal Yunani. Kemudian mengambil alih Dreyers secara penuh pada tahun 2006, hingga menempatkan Nestle sebagai perusahaan es terbesar di dunia.

Tujuan dan Misi Nestle

Nestle sendiri memiliki komitmen untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dengan cara menciptakan lingkungan sehat bagi semua orang di seluruh orang di dunia dengan mengadakan kerjasama bersama para ahli untuk memberikan dan mengantisipasi masalah lingkungan yang ada.

Kebijakan kualitas produk Nestle adalah sebagai berikut ini :

  1. Produk/jasa tidak pernah mengabaikan faktor keamanan pangan
  2. Selalu memenuhi peraturan yang berlaku
  3. Tidak ada limbah atau barang cacat
  4. Berkomitment untuk meningkatkan kualitas produk

Kebijakan diatas menjadi salah satu teknik manajemen produk Nestle yang membuat perusahaan mereka sukses.

Strategi Pasar Internasional

Nestle selalu berusaha keras untuk mengoptimasi biaya terutama dalam hal manufaktur dan terbukti telah melakukan penghematan sebesar 10 miliar dollar. Program efisiensi operasional yang dicanangkan Nestle termasuk sukses, dimana penghematan telah melampaui target yang ditentukan. Lalu, produk Nestle memiliki strategi value added tinggi, dimana COGS (cost of goods sold) lebih kecil dari pada harga jual.

Nestle melakukan berbagai macam bentuk strategi yaitu dengan memberikan inovasi dan renovasi, dan juga selalu menjalin komunikasi baik dengan konsumen.

Referensi 1
Referensi 2