ROI (Return On Investment) adalah salah satu bentuk dari rasio profitabilitas yang dimaksudkan dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasinya perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.
Kelebihan dari ROI:
1. ROI merupakan pengukuran yang komprehensif dimana semua laporan keuangan tercermin dari raio tersebut
2. ROI mudah dihitung, mudah dipahami, dan sangat berarti dalam pengertian absolute
3. ROI merupakan denominator yang dapat diterapkan ke setiap unit organisasi yang bertanggung jawab terhadap profitabilitas, tanpa mempedulikan ukuran dan jenis usahanya
4. Mendorong manajer memberikan perhatian pada hubungan penjualan, biaya-biaya dan investasi.
5. Mendorong efisiensi biaya.
6. Mengurangiinvestasi operating assets yang berlebihan
Kelemahan dari ROI :
1. tingkat pengembalian yang kurang akan menurunkan ROI
2. Keputusan-keputusan yang meningkatkan ROI suatu pusat investasi dapat menurunkan laba keseluruhan
3. Terdapat kesukaran dalam membandingkan rate of return suatu badan usaha dengan badan usaha lain yang sejenis, mengingat praktik akuntansi yang digunakan pada badan usaha tersebut berbeda-beda.
4. Mendorong terjadinya myopic behavior, yaitu manajer hanya berfokus pada keuntungan jangka pendek, yang justru membebani badan usaha keseluruhan secara jangka panjang.
sumber :
http://bugislanang.blogspot.co.id/2011/01/roi-vs-eva.html