
Di dalam konsep manajemen perubahan dan inovasi, pengetahuan dan pembelajaran merupakan konsep generasi keenam yang saat ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional sebagai konsep dalam penciptaan inovasi. Jika sebelumnya perusahaan hanya bertumpu pada bagian penelitian dan pengembangan dalam proses menciptakan inovasi, pada saat ini hal tersebut dikatakan kurang efektif dan efisiensi karena keterbatasan pada bagian penelitian dan pengembangan.
Didalam konsep pengetahuan dan pembelajaran tidak hanya bagian penelitian dan pengembangan yang melakukan penciptaan inovasi tetapi seluruh anggota organisasi berperan dalam penciptaan tersebut, karena organisasi yang inovatif adalah organisasi untuk kemudian dijadikan sebagai proses pembelajaran organisasi. Pengetahuan yang ada didalam organisasi misalnya adalah pengalaman setiap anggota organisasi yang sudah didokumentasikan melalui database dan arsip dalam bentuk catatan yang sudah diintegrasikan kepada setiap anggota organisasi untuk dapat diakses setiap saat, sedangkan pengethauan diluar organisasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman-pengalaman industri yaitu dengan melihat tren pasar yang sedang berkembang saat ini sehingga dalam proses tersebut organisasi akan memiliki keunggulan kompetitig yang akan menciptakan keuntungan.
Menurut Salim et al (2011) dimensi inovasi didalam konsep manajemen perubahan dan inovasi dibagi menjadi empat inovasi (4Ps innovation) yaitu :
- Inovasi produk, merupakan perubahan dalam hal produk atau jasa yang ditawarkan oleh organisasi.
- Inovasi proses, merupakan perubahan dalam cara bekerja atau membaut produk dan cara emlakukan distribusinya.
- Inovasi positioning, merpakan perubahan dalam konteks memperkenalkan produk atau jasa perusahaan.
- inovasi paradigma, merupakan perubahan dalam pola atau metode yang ada didalam kerangka organisasi. Salah satu dari dimensi inovasi tersebut adalah inovasi produk yang merupakan hal penting bagi perusahaan yang bergerak dibidang penjualan produk seperti makanan dan minuman.
Pada jurnal penelitian Strateen et al (2014) yang menganalisis peluang dan tantangan usaha kecil menengah olahan pangan di Negara Belanda mengatakan bahwa sebesar 80% pelaku usaha olahan pangan yang ada di Belanda menganggap pentingnya inovasi produk. Dalam penelitian yu et al (2010) juga mengatakan bahwa pengalaman-pengalaman industri, kemampuan teknis serta keinginan untuk terus mencari pengetahuan-pengetahuan baru dari pelaku usaha mempengaruhi kinerja inovasi di dalam perusahaan.
Selain itu dalam jurnal penelitian dari salim et al (2011) mengatakan bahwa dengan adanya inovasi di dalam usaha kecil menengah, hal tersebut akan berpengaruh langsung terhadap kinerja perusahaan sehingga hal tersebut akan dapat mempertahankan eksistensi bisnis yang terus berkelanjutan. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan dari konsep pengetahuan dan pembelajaran dalam penciptaan inovasi adalah untuk meningkatkan kinerja perusahaan untuk bisnis yang terus berkelanjutan.
SUMBER : Siswanto, Irwan. 2004. Jurnal Peran Manajemen Organisasi Terhadap Inovasi Produk. Bogor.