Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana cara memilih sabun mandi yang sesuai dengan tipe kulit?

RI Risma 8 years ago

ecodiva-beauty|600x412

Sabun mandi merupakan bagian dari produk perawatan tubuh yang menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Selain untuk membersihkan tubuh dari bakteri, menggunakan sabun saat mandi juga berguna untuk menjaga kesehatan kulit.

18

image|650x440

Cara Memilih Sabun Sesuai Jenis Kulit Anda
Sabun adalah jenis pembersih kulit yang terbuat dari campuran kimia lemak, minyak, dan asam lemak serta zat basa. Tipe dan kandungan pada sabun secara umum dipengaruhi oleh kombinasi komposisi dan bahan kimia utama tersebut. Kita sering membeli sabun berdasarkan preferensi atau bahkan karena terpengaruh iklan. Padahal yang lebih penting adalah memilih produk berdasarkan jenis kulit. Terutama jika kulit kita cenderung sensitif, kering, atau justru terlalu berminyak.

  • Kulit Kering
    Meski berguna untuk menyingkirkan kotoran dan bakteri, sayangnya kebanyakan sabun juga menghilangkan minyak alami yang diproduksi tubuh. Terutama Anda yang berkulit kering, disarankan untuk memakai sabun yang mengandung pelembap alami dan bebas pewangi atau alkohol. Misalnya sabun dengan kandungan minyak bunga matahari, cocoa butter, atau minyak zaitun. Untuk menjaga kelembapan kulit, Anda juga dapat menggunakan pelembap yang mengandung petrolatum, lanolin, atau dimethicone yang tidak mengandung pewangi dalam waktu 3 menit setelah mandi. Hindari juga pemakaian sabun berbahan deterjen atau antibakteri, kedua bahan ini dapat mengiritasi kulit sehingga kulit cenderung meradang dan dapat mengurangi produksi minyak alami di kulit. Jika memiliki kulit kering, selain memilih sabun yang cocok, Anda juga sebaiknya menghindari mandi dengan air panas.

  • Kulit Berminyak
    Kulit kenyal dan lembap adalah keuntungan Anda yang memiliki kulit berminyak. Tapi di sisi lain, kulit yang terlalu berminyak akan membuat bakteri berkembang biak lebih cepat. Gunakan sabun antibakteri berbahan lembut seperti madu untuk mencegah hal ini. Sabun berbahan lembut seperti gliserin dan tidak mengandung deterjen adalah pilihan yang baik untuk membersihkan kulit berminyak. Sabun atau produk berbahan gandum juga dapat Anda coba untuk merawat kulit berminyak.

  • Kulit Sensitif
    Untuk mencegah timbulnya iritasi, sebaiknya Anda yang berkulit sensitif menggunakan sabun dengan sedikit atau tanpa pewangi. Pastikan juga sabun yang Anda pilih memiliki kandungan tingkat pH yang seimbang (pH balanced). Hindari sabun yang mengandung bahan antibakteri dan deodoran. Bahan-bahan tersebut mengandung zat iritatif yang dapat mengiritasi kulit. Contoh sabun yang dapat Anda gunakan adalah sabun bayi atau sabun bebas deterjen yang diciptakan khusus untuk kulit sensitif. Namun belum tentu semua kandungan dalam sabun khusus itu cocok untuk Anda. Jika ragu, Anda dapat mencoba masing-masing jenis produk untuk mencari sabun yang cocok atau berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.

  • Kulit Kombinasi
    Jika kulit Anda terasa bersisik, kering, dan mudah teriritasi di bagian tertentu, tapi pada saat bersamaan terasa berminyak di area lain, berarti Anda memiliki kulit kombinasi. Karena terdiri atas kulit kering dan berminyak, kulit kombinasi perlu dibersihkan secara khusus dengan menggunakan produk yang berbeda-beda. Gunakan pembersih yang lembut dan mengandung bahan kimia yang minimal. Di area kering, Anda perlu menggunakan pelembap, sementara itu Anda memerlukan sabun pembersih yang mengandung benzoyl peroxide pada area kulit berminyak untuk mencegah peradangan atau kemunculan jerawat.

sumber:
https://www.alodokter.com/memilih-sabun-sesuai-kebutuhan-kulit