Sebenarnya hampir banyak orsng yang menganggap bahwa kedua hal ini sama, namun tidak sepenuhnya salah karena fungsi keduanya memang untuk melembabkan kulit. Tetapi, cara kerjanya sangat berbeda.
Hydrating products adalah pelembab berjenis humectant yang dapat menyerap air ke kulit. Karena itu, fungsi utama produk hydrating adalah meningkatkan water content atau kandungan air di kulit. Makanya produk-produk ini biasanya kebanyakan water-based, atau mempunyai tekstur yang lebih cair. Untuk mengenali produk-produk yang jatuh pada kategori ini, cari saja kandungan seperti aloe vera, propylene glycol, glycerin, hyaluronic acid atau pantenol.

Foto: Gothamista (Youtube)
Kalau untuk produk yang “moisturizing”, “mengunci” permukaan kulit untuk mencegah kehilangan kelembapan kulit. Ini bisa dilakukan karena kandungan minyak, dimethicone atau petrolatum di dalam moisturizers yang dapat menghambat terjadinya penguapan air pada permukaan kulit. Selan itu moisturizers berfungsi untuk mencegah moisture loss, bukan menambah moisture di kulit.
Sumber:
* http://editorial.femaledaily.com/blog/2017/05/17/apa-bedanya-moisturizing-dan-hydrating/