Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Dalam Kondisi Apa Kita Dapat Menghentikan Dzikir Kita?

Anonymous 5 years ago

Ketika kita berdzikir, terkadang ada gangguan-gangguan yang menyebabkan kita berhenti untuk berdzikir. Gangguan-gangguan seperti apa yang dapat menghentikan dzikir kita kepada Allah SWT? Terimakasih.

39

Menurut Imam Nawawi, dalam kitabnya Al-Adzkar al-Muntakhabatu min Kalaami Sayyidi al-Abraar, kita disunahkan untuk menghentikan dzikir kita sementara waktu  ketika dalam kondisi berikut ini,

1) Jika ada orang yang mengucapkan salam kepada kita. Kita dapat menjawab salam tersebut, kemudian melanjutkan kembali zikir kita.

2) Jika ada seseorang yang bersin di dekat kita. Kita dapat men-tasymit-nya (mengucapkan kalimat yarhamukallah), kemudian melanjutkan kembali zikir kita.

3) Jika khathib memulai khotbahnya. Kita harus menghentikan zikir kita selama khotbah dan melanjutkannya setelah khotbah selesai..

4) Jika ia mendengar suara azan. Kita dapat menjawab kalimat-kalimat azan dan iqamah, kemudian melanjutkan kembali zikir kita.

5) Jika kita melihat perkara yang mungkar dilakukan di hadapannya. Kita harus menghentikan perkara tersebut terlebih dahulu. Jika kita melihat perkara yang makruf, kita harus membimbingnya, atau ketika ada orang yang meminta petunjuk kepada kita, maka kita dapat memberinya petunjuk terlebih dahulu, kemudian kembali lagi kepada zikir kita.

6) Jika kita terserang oleh rasa kantuk atau sejenisnya dan hal-hal lain yang serupa. Sebaiknya kita tidur terlebih dahulu dan melanjutkan zikir kita ketika kita sudah segar kembali.

Referensi: Imam Nawawi, Al-Adzkar al-Muntakhabatu min Kalaami Sayyidi al-Abraar