Malaikat Isrofil bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat dan hai kebangkitan sebagaimana dijelaskan pada ayat-ayat Al Quran berikut,
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. Q.S. Al-Haqqah: 13-16
Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). Q.S. Az-Zumar: 68
(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa. Q.S. Ibrahim: 48
Sebetulnya tidak secara jelas disebutkan bahwa malaikat Israfil yang bertugas meniup sangkakala, karena berdasarkan hadis yang sahih, peniup sangkakala disebut sebagai “shahibush shuur”. Hal ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya mata "shahibush shuur‟ sejak diberi tugas (untuk meniup sangkakala pada hari kiamat, pen.) telah bersiap sedia dengan senantiasa memandang ke arah arsy, khawatir kalau (tiba-tiba) diperintahkan untuk meniupnya sebelum matanya melihat kembali (ke arah arsy). Kedua matanya bagaikan dua bintang yang bersinar terang.“ HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 8676.
Sedangkan, tugas malaikat Israfil sebagai peniup sangkakala merupakan hasil Ijma para ulama, yang masih disepakati hingga saat ini, hal ini berdasarkan pendapat Al Qurthubi rahimahullah, dalam kitab Tafsir Al-Qurthubi, 7/20 (Maktabah Syamilah) berikut ini,
“Dan umat (Islam) telah bersepakat bahwa (malaikat) yang meniup sangkakala (pada hari kiamat) adalah malaikat Israfil alaihis salaam.”
Selain itu, malaikat Israfil pernah membantu umat Islam didalam perang Badar, seperti diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu dalam hadis berikut,
“Dikatakan kepada Ali dan Abu Bakar pada saat perang Badar, "Bersama kalian berdua ada malaikat Jibril, dan bersama yang lain ada malaikat Mikail. Dan Israfil adalah malaikat yang agung, yang menyaksikan (membantu) pertempuran.‟ Atau (Rasulullah) mengatakan, "Ada di barisan (pasukan kaum muslimin).‟ HR. Ahmad dalam Al-Musnad no. 1257.