
Bagi kalian yang lahir pada tahun 1980-1990-an, mungkin samar-samar ingat dengan sosok Tino Sidin. Pria kelahiran Tebing Tinggi 1925 tersebut bisa dibilang bapak dari guru gambar yang melambungkan namanya melalui program Ayo Menggambar di TVRI pada masanya.
Berbicara soal Tino Sidin, tentu tidak terlepas dari Presiden Indonesia ke-2, Soeharto. Ya, bisa dibilang, Tino Sidin mungkin satu-satunya pelukis yang pernah mendapatkan pinjaman uang senilai Rp 7 juta dari orang nomor satu di Indonesia. Kuitansi kenangan tersebut, kini bisa disaksikan di Taman Tino Sidin, sebuah galeri dan museum untuk mengabadikan keeksistensiannya di Indonesia.
Di pameran ini, Tino Sidin hadir melalui lukisan Ketjintaan yang ia ciptakan pada 1963. Lukisan ini bisa dibilang merupakan salah satu lukisan termuda di pameran tersebut. Dengan media cat minyak di atas kanvas, Tino Sidin menggambarkan seorang bocah berpayung daun talas sembari menggembalakan tiga kambingnya. Komposisinya diciptakan begitu ciamik, membuat ingatan kita akan bocah desa pada masa itu yang pulang dari menggembala kambing di tengah hujan gerimis muncul kembali.