
Lukisan itu menggambarkan seorang tengkulak yang dikelilingi nelayan, seorang ibu berkutang dengan bawahan kain dan anaknya tanpa pakaian kemungkinan istri salah satu nelayan, kuli panggul, hingga nelayan lain di belakang si tengkulak menatap tajam sambil memegang parang. Para nelayan itu seakan pasrah ikan-ikannya dibeli sang tengkulak dengan harga yang tidak diharapkan.
Itji menggambarkan tengkulak itu ditemani anak atau cucunya yang mengenakan pakaian bagus lengkap dengan kalung mutiara. Dia mengenakan peci hitam, berkulit terang, berpakaian ala penguasa tapi juga mengenakan bawahan kain, lengkap dengan ikat pinggang besar.