Menurut pendapat saya, untuk memulai suatu usaha pakaian dengan merk sendiri diperlukan pengalaman. Tidak salah jika ingin langsung membuat merk pakaian sendiri, tetapi lebih baik dimulai dari cara yang tidak perlu mengeluarkan modal banyak sekaligus dapat mencari pengalaman. Berikut ini tahapan yang perlu dilewati untuk dapat membuat usaha pakaian dengan merk sendiri.
-
Dropshipper
Hal yang paling sedikit mengeluarkan modal untuk memulai usaha pakaian adalah dengan menjadi dropshipper. Istilah ini adalah cara kita menjual suatu jenis produk tetapi produk tersebut tidak ada di kita atau dengan kata lain kita hanya sebagai perantara saja antara supplier dan konsumen. Dengan menjadi dropshipper maka kita dapat belajar produk yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen itu seperti apa.
-
Reseller
Setelah kita mempunyai cukup modal dari dropshipper maka selanjutnya kita bisa menjadi reseller. Istilah ini hampir mirip dengan dropshipper, tetapi perbedaannya produk bukan ada di supplier lagi melainkan kita sudah menyiapkan stock barang tersebut. Keuntungan sistem ini yaitu harga pembelian produk dari supplier jauh lebih murah sehingga kita akan mendapatkan untung yang lebih besar. Disamping itu dengan menjadi reseller kita dapat memahami bagaimana caranya agar produk kita digemari oleh konsumen.
Setelah mendapatkan pengalaman dan modal dari dua sistem tersebut maka selanjutnya kita sudah dapat memulai membuat merk kita sendiri. Pembuatan usaha dengan merk sendiri harus berdasarkan perhitungan yang matang mulai dari target pasar hingga karakteristik dari produk kita ingin seperti apa.