Pertanyaan banyak orang adalah apakah lebih baik memilih kamera yang pakai sensor full frame? Ini juga trade off, karena sensor full frame menawarkan kualitas hasil foto khususnya saat diedit. Tapi sensor full frame perlu lensa yang juga mendukung, misal Canon harus yang lensa EF, Nikon tentu bukan lensa DX, dan Sony perlu lensa FE. Lensa-lensa full frame mayoritas besar dan mahal. Lantas bila bukan full frame, pilihan lainnya apa? Apakah sensor APS-C, atau Micro 4/3 atau bahkan 1 inci? Kabar baiknya adalah, kamera APS-C dan full frame hampir sama dalam hal kualitas foto, dan kabar kurang enaknya adalah lensa untuk APS-C juga termasuk besar. Bahkan pemilik kamera DSLR APS-C akan lebih sering memakai lensa full frame. Kalaupun ada lensa khusus untuk kamera APS-C, bisa jadi ukuran lensanya sama besarnya dengan lensa untuk full frame. Gambar dibawah ini contohnya, lensa 50-140mm f/2.8 untuk kamera mirrorless Fuji, ternyata lumayan besar juga hampir sama dengan lensa full frame 70-200mm f/2.8 di DSLR.
Solusi lain ditawarkan oleh sensor Micro 4/3 bahkan sensor 1 inci yang memberikan peluang miniaturisasi lensa (bukan cuma bodi kamera yang mengecil tapi lensa juga mengecil). Saat kualitas foto masih menjadi hal yang penting tapi ingin kamera+lensa yang kecil maka sistem Micro 4/3 (seperti di sistem Olympus atau Panasonic) lebih cocok untuk dipilih, meski faktanya secara teknis sensor Micro 4/3 hasil fotonya walau termasuk baik tapi masih sedikit dibawah APS-C. Perkecualian kalau ingin yang lensanya kecil tapi bisa sangat tele (diatas 200mm) bisa memilih kamera dengan sensor 1 inci (bisa mirrorless seperti Nikon 1, bisa juga kamera kompak juga seperti Canon G3x atau Nikon DL24-500 atau Sony RX10 atau Lumix FZ1000).
Intinya kalau ingin hasil foto makin bagus ya butuh sensor makin besar, artinya lensa juga besar. Untuk trade-off nya kalau mau lensa kecil ya kameranya cari yang pakai sensor lebih kecil, komprominya di kualitas gambar.
[details="Sumber"]
infofotografi.com
[/details]