Purisme merupakan reaksi pemulihan atas kekacauan akibat Kubisme. Purisme sebagai gerakan ambisius yang berumur pendek (tujuh tahun) ini hanya berhasil dalam bidang arsitektur Le Corbusier yang mencapai reputasi internasional. Sedangkan karya seni lukisnya telah mencapai Paris, namun pengaruh terbesar detelah perang adalah pada lukisan dan patung yang datang dari De Sitjl., Konstruktivisme, dan Surealisme. Tahun-tahun puncak gerakan ini adalah pada masa Theo Van Doesburgh yaitu pendeta pertama asal Paris di De Stijl, dan pada masa Andre Breton dan Tristan Tzara (1920-1925). Secara bersamaan seperti terjadi pertentangan bahwa Purisme menawarkan pemurnian dan alternatiff kebebasan pada para penganut Kubisme pasca perang di Paris dan di De Stijl.